Headlines News :
Home » , » Ikan Terkecil di Dunia dari Jambi

Ikan Terkecil di Dunia dari Jambi

Written By Admin on Rabu, 11 Mei 2016 | 14.17

Masih banyak misteri keanekaragaman hayati di Indonesia yang belum diketahui. Salah satunya adalah ikan terkecil di dunia yang pada tahun 2005 lalu diresmikan sebagai spesies baru dan memiliki nama latin Paedocypris progenetica. Penemuan ini sekaligus menobatkan Indonesia sebagai rumah bagi ikan terbesar sekaligus ikan terkecil di dunia. 

Ikan yang ditemukan di rawa gambut , Jambi pulau Sumatera ini telah diteliti oleh ilmuwan asal Swiss Maurice Kottelat bersama koleganya Tan Heok Hui dari Raffles Museum of Biodiversity Research, Singapura sejak tahun 1996.

Ukuran ikan ini terbilang sangat kecil dengan panjang 7,9 mm untuk betina dan 9,8 mm untuk Jantan. Sekilas ikan ini tampak seperti larva hewan air sehingga sering tidak disadari keberadaannya, terlebih ikan ini tidak memiliki warna alias bertubuh transparan.

Keunikannya tidak hanya karena ukuran dan warnanya saja, ternyata Paedocypris progenetica juga memiliki mekanisme pertahanan hidup yang berbeda dari ikan pada umumnya yaitu dengan cara berlindung di genangan air dangkal di rawa-rawa. Ikan ini hidup dengan mengkonsumsi plankton di dasar rawa yang berair gelap kecoklatan. 

“Ini adalah ikan yang paling aneh yang pernah saya lihat sepanjang karir keilmuan saya,” demikian komentar Ralf Britz, seorang zoologist dari Natural History Museum.

Ikan ini juga memiliki ketahanan tubuh terhadap asam yang tinggi karena bisa hidup di daerah rawa yang tingkat keasamannya mencapai pH 3, nilai tersebut 100 kali lebih asam daripada air hujan. Berdasarkan penemuan itu para ilmuwan kemudian menyimpulkan bahwa rawa gambut bisa jadi merupakan ekosistem yang cocok menjadi rumah bagi banyak satwa yang tidak ditemukan di ekosistem lain. Paedocypris
progenetica merupakan salah satunya.

“Ikan ini kecil, hidup dalam air asam dan memiliki bentuk sirip yang menggenggam aneh. Saya harap kita memiliki waktu untuk mencari tahu lebih banyak tentang mereka sebelum habitat mereka menghilang sepenuhnya. ” tambahnya.

Berdasarkan kajian Paedocypris progeneticamerupakan ikan yang hanya ditemui di daerah dengan wilayah gambut yang lebat dan wilayah tersebut kebanyakan berada di Jambi dan kepulauan Bintan.Meski ikan terkecil di dunia masih menjadi perdebatan diantara para peneliti, penemuan ikan transparan ini tetap membuktikan bahwa Indonesia adalah negara yang memiliki kekayaan fauna yang sangat beragam sekaligus mengagumkan.

Sumber: Good News from Indonesia http://www.goodnewsfromindonesia.org/magazine/jogja-hamemayu-hayuning-bawana

Share this post :
 
Info Bungo : Tentang Kami | Maklumat | Disclaimer | Kontak | Komentar | Info Donasi | Surat Terbuka | Your Link
Copyright © 2009 - 2015. Info Bungo - Some Rights Reserved
Template Created by Creating Website >>
>>