Headlines News :
Home » , » APBD Bungo 2016 Disahkan 1,4 Triliun. PAN Beri Catatan Khusus ke Bupati

APBD Bungo 2016 Disahkan 1,4 Triliun. PAN Beri Catatan Khusus ke Bupati

Written By Info Bungo on Selasa, 01 Desember 2015 | 07.39

MUARA BUNGO – Tuntas sudah pembahasan dan paripuran APBD Bungo 2016 setelah seluruh fraksi di DPRD Bungo menyetujui pengajuan Rancangan Peraturan Daerah tentang APBD Bungo 2016 yang disampaikan oleh bupati Bungo dalam paripurna yang digelar beberapa hari sebelumnya.
           
foto: www.buteekspres.com
Dalam paripurna yang dipimpin oleh ketua DPRD Bungo, Ria Mayang Sari, didampingi dua wakil ketua, Syarkoni Syam dan Ahmad Fauzan, meski semua fraksi menerima, namun sebagian besar tetap memberikan catatan kepada bupati Bungo, H. Sudirman Zaini yang menghadiri paripurna, Senin (30/11).
Namun fraksi PAN menjadi yang lebih bersuara lantang dalam pemberian catatan khususnya kepada bupati Sudirman Zaini. Lewat jilidan hasil pembahasan ditingkat fraksi, PAN memberikan beberapa poin catatan, namun diantaranya ada tiga poin yang dianggap ketua DPD PAN Bungo sangat penting.

Yang pertama menurut M. Mahilli adalah terkait pembangunan Pasar Tradisional Modern (PTM) Muara Bungo tahap pertama khusus pasar basah yang sejak beberapa bulan terakhir telah ditempati pedagang. “Namun penempatan pedagang itu terkesan dipaksakan sehingga banyak persoalan yang timbul dikemudian hari,” ucap Mahilli kepada wartawan usai paripurna.

https://www.blibli.com/otomotif/53704/?a_blibid=562cbc2b8d9cdDipaparkannya, beberapa persoalan yang dimaksud seperti tidak baiknya saluran pembuangan air yang dibangun sehingga sering terjadi meluapnya air didalam gedung yang dibangun dengan dana puluhan miliar rupiah itu. “Artinya kan belum sepenuhnya selesai. Harusnya disiapkan benar-benar baru pindahkan pedagangnya,” katanya lagi.

Akibat dari licinnya pasar karena genangan air kata Mahilli, bangunan itu telah memakan korban jiwa karena sempat terjatuh di lantai yang licin meski kabar yang satu ini sempat dibantah oleh bupati Bungo, H. Sudirman Zaini.

Poin kedua kata mantan ketua DPRD Bungo periode 2009-2014 ini adalah persoalan panjanganya markah jalan yang dibuat oleh dinas perhubungan Bungo yang membuat kesulitan para pengguna jalan.
“Seharusnya pada tempat-tempat umum seperti didepan SPBU, Masjid dan lainnya dibuatkan pembuka jalan. Di Indonesia, baru di kabupaten Bungo inilah yang membuat tempat memutar didekat lampu merah. Tentu ini tidak baik bagi pengendara yang berhenti di lampur merah,” ucapnya.

“Pembuangan airnya disepanjang jalan lintas dalam kota Muara Bungo ini boleh kita buktikan sangat tidak baik. Bahkan didekat dinas perhubungan sendiri kalau hari hujan air menggenangi jalan cukup tinggi,” tukasnya.

note 5Poin terakhir atau yang ketiga menurut Mahilli adalah hal yang sangat penting. Ini kata pria yang juga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal DPP PAN sejak beberapa bulan terakhir ini, berkaitan langsung dengan efisiensi dari struktur APBD Bungo 2016 yang akan digunakan untuk kepentingan masyarakat.
Fraksi PAN kata Mahilli sangat tidak sependapat dengan pengajuan Pemda soal potensi pendapatan APBD Bungo 2016 yang mencapai 1,4 triliun rupiah lebih. Kata dia, potensi APBD Bungo 2016 yang
sebenarnya adalah di angka 1,3 triliun rupiah lebih.

Dengan penetapan potensi sebesar itu lanjutnya, APBD Bungo terancam mengalami deficit dengan jumlah yang cukup fantastis yang tentunya juga berakibat akan mengganggu proses pembangunan yang telah direncanakan. “Kalau ini dipaksakan, tahun depan kita akan mengalami deficit sekitar 150,2 miliar,” tuturnya.

BelajarInggris.net Tempat Kursus Bahasa Inggris Online cepat dan Mudah tanpa grammar Full Conversation / Percakapan Bersertifikat
Penetapan tinggi yang dilakukan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) sebutnya, karena memperkirakan akan bisa ditutupi dengan dana Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) tahun 2015.
“Padahal Pemda sendiri memperkirakan minimal pada tahun ini realisasi proyek mencapai 95 persen. Kalaupun terjadi SILPA, rasanya jumlah itu tidak bisa menutupi kelebihan penganggaran itu. Bupati hendaknya tidak serta merta terima laporan dari bawahan. Karena kita bisa belajar dari kejadian yang telah sudah,” pungkasnya.

Untuk diketahui, pada rapat paripurna kemarin ditetapkan APBD Bungo tahun 2016 mencapai 1,4 triliun lebih. Jumlah ini lebih tinggi dari APBD 2015 yang berkisar di angka 1,2 triliun lebih.
(tan)

Sumber:http://buteekspres.com/berita/detail/3305/pan-beri-catatan-khusus-ke-bupati/#.VlzrL78aCKF
 
  Ad
Share this post :
 
Info Bungo : Tentang Kami | Maklumat | Disclaimer | Kontak | Komentar | Info Donasi | Surat Terbuka | Your Link
Copyright © 2009 - 2015. Info Bungo - Some Rights Reserved
Template Created by Creating Website >>
>>