Headlines News :
Home » , » Profesional untuk ASN

Profesional untuk ASN

Written By Info Bungo on Jumat, 27 November 2015 | 18.37

Regulasi Pegawai Kontrak Pemerintah Segera Diselesaikan

 JAKARTA, KOMPAS — Regulasi tentang pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja perlu secepatnya diselesaikan agar perekrutan aparatur profesional bisa dimulai tahun 2016. Masuknya tenaga profesional di birokrasi dapat mendorong efisiensi dan memunculkan iklim kompetisi.
"Pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) merupakan orang-orang profesional. Terbuka ruang untuk seluruh jabatan, mulai dari jabatan tertinggi sampai pelaksana teknis dan fungsional," kata Kepala Pusat Inovasi Kelembagaan dan Sumber Daya Aparatur Lembaga Administrasi Negara (LAN) Haris Faozan seusai diskusi "Inovasi Pengelola Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja" di Jakarta, Rabu (25/11).

Dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) disebutkan, ASN terdiri dari pegawai negeri sipil (PNS) yang merupakan pegawai pemerintah berstatus tetap dan PPPK yang berstatus kontrak. Namun, untuk merealisasikan perekrutan PPPK, masih dibutuhkan peraturan pemerintah dan peraturan teknis. Haris berharap peraturan tersebut bisa dirampungkan akhir tahun ini sehingga perekrutan dapat dimulai tahun depan.

Pensiun dini PNS
Ia menambahkan, implementasi yang cepat akan membuat target komposisi PNS dan PPPK di birokrasi Indonesia dapat tercapai tepat waktu. LAN berharap 70 persen ASN akan diisi oleh PPPK dan sisanya PNS. Target itu akan dilaksanakan bertahap selama 30 tahun mendatang, dimulai dengan tawaran pensiun dini bagi PNS dengan kinerja buruk mulai tahun 2016.

note 5Peneliti senior LAN, Agustinus Triputro, menambahkan, paling lambat Januari 2016 diharapkan setidaknya tiga peraturan pemerintah sudah bisa dirampungkan, yakni manajemen PNS, manajemen PPPK, dan penggajian. Menurut dia, jika tiga regulasi tersebut rampung, peraturan pemerintah lainnya terkait dengan PPPK pun bisa segera diselesaikan.

Dalam diskusi PPPK yang digelar LAN, sejumlah pembicara, baik Agustinus maupun Kepala Pusat Pengkajian dan Penelitian Kepegawaian Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Ulida Lumban Toruan serta Direktur Harmonisasi Peraturan Penganggaran Kementerian Keuangan Made Arya Wijaya, juga menggarisbawahi pentingnya regulasi itu detail mengatur proses perekrutan ataupun pembentukan formasi tenaga yang dibutuhkan.

https://www.blibli.com/otomotif/53704/?a_blibid=562cbc2b8d9cdMenurut Ulida, dari penelitian yang dilakukan BKN, ada beberapa batasan yang harus diterapkan untuk jabatan yang bisa diisi PPPK, di antaranya pekerjaan itu tidak menyangkut rahasia negara. Sementara dari sisi bidang pekerjaan, kata dia, PPPK bisa masuk ke bidang pendidikan, seperti guru, ataupun bidang kesehatan, kesenian, serta tenaga pengawas dan penyuluh.

Dia juga mengingatkan agar PNS tidak melihat keberadaan PPPK dari kacamata negatif. Menurut dia, keberadaan PPPK merupakan sesuatu yang harus diterima dalam upaya mendorong kompetisi yang sehat antara PNS dan PPPK. Kompetisi itu penting untuk mengakselerasi profesionalitas PNS. (GAL)

Sumber: Kompas, 26 November 2015 melalui http://print.kompas.com/baca/2015/11/26/Profesional-untuk-ASN

  Ad BelajarInggris.net Tempat Kursus Bahasa Inggris Online cepat dan Mudah tanpa grammar Full Conversation / Percakapan Bersertifikat
Share this post :
 
Info Bungo : Tentang Kami | Maklumat | Disclaimer | Kontak | Komentar | Info Donasi | Surat Terbuka | Your Link
Copyright © 2009 - 2015. Info Bungo - Some Rights Reserved
Template Created by Creating Website >>
>>