Headlines News :
Home » , , , , » PILKADA SERENTAK: Mendagri Bentuk Tim Pemantau Khusus

PILKADA SERENTAK: Mendagri Bentuk Tim Pemantau Khusus

Written By Admin on Sabtu, 03 Oktober 2015 | 17.02

JAKARTA, KOMPAS — Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo akan membentuk tim khusus bersama Badan Pengawas Pemilu untuk mengawal pemilihan kepala daerah serentak di daerah. Tim bertujuan memantau persiapan penyelenggaraan pilkada dan menindaklanjuti indeks kerawanan selama pemilu.

"Pada tahap awal, pemetaan secara komprehensif sudah ada. Data yang ada di Bawaslu dan data dari kami akan di-crosscheck dengan data kepolisian. Nanti daerah yang masuk kategori paling rawan akan kami datangi," ujar Tjahjo seusai melakukan pertemuan tertutup dengan Bawaslu membahas potensi kerawanan pada pilkada serentak, Jumat (2/10), di Gedung Bawaslu, Jakarta.

Menurut Tjahjo, pihaknya akan berkoordinasi dengan Bawaslu dan kepolisian terkait pengawasan pilkada. Ia berencana membuat tiga tim yang akan diterjunkan ke daerah, terutama di tempat yang dinilai paling rawan.

Tjahjo menilai, salah satu tahapan pilkada yang paling rawan adalah penghitungan suara sebab kotak suara bermalam di kecamatan. Untuk itu, penjagaan akan diperketat untuk menghindari kecurangan.

Indeks kerawanan
Dalam kajiannya, Bawaslu merumuskan lima aspek penting yang menyumbang peran dalam indeks kerawanan pilkada (IKP), yaitu profesionalitas penyelenggara, politik uang, akses pengawasan, partisipasi masyarakat, dan keamanan daerah.

Dari hasil kajian Bawaslu, daerah yang paling rawan di antaranya Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Utara, dan Maluku.

Untuk mengatasi masalah tersebut, Bawaslu merekomendasikan agar pemerintah membantu mencarikan jalan keluar terkait dengan persoalan anggaran pengawasan yang masih terhambat di beberapa daerah.

Selain itu, Polri juga diharapkan mengoptimalkan pengamanan di daerah yang berpotensi konflik. TNI pun diminta turut membantu mendistribusikan logistik di daerah yang kondisi geografisnya sulit dijangkau.

Pada pertengahan November mendatang, Bawaslu, Komisi Pemilihan Umum, Kementerian Dalam Negeri, dan kepolisian akan duduk bersama untuk menyamakan standar operasional prosedur (SOP) pelaksanaan pilkada.

"Kami berharap pilkada dapat berjalan lancar," kata Tjahjo Kumolo.

Harapan serupa diungkapkan Ketua Bawaslu Muhammad. Ia menyambut baik rencana Kementerian Dalam Negeri untuk turun bersama mengawal pilkada, baik dari segi penyelenggaraannya, terutama hal-hal yang terkait dengan pemerintah daerah, maupun pengawasan. (B06)

Sumber : http://print.kompas.com/baca/2015/10/03/Mendagri-Bentuk-Tim-Pemantau-Khusus

Share this post :
 
Info Bungo : Tentang Kami | Maklumat | Disclaimer | Kontak | Komentar | Info Donasi | Surat Terbuka | Your Link
Copyright © 2009 - 2015. Info Bungo - Some Rights Reserved
Template Created by Creating Website >>
>>