Headlines News :
Home » , » Kebutuhan Pangan di Bungo 70 Persen Dipasok Lokal

Kebutuhan Pangan di Bungo 70 Persen Dipasok Lokal

Written By Admin on Minggu, 15 Februari 2015 | 06.41

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Muhlisin

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO - Mayoritas penduduk Kabupaten Bungo adalah petani. Sudah mencukupi kebutuhan di tingkat lokalkah? Ternyata belum.

Kadis Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH), Khairul Saleh, mengakuinya. Ia mengatakan sejauh ini hasil pertanian Bungo baru bisa memenuhi 70% dari kebutuhan pangan di kabupaten ini. Selebihnya terpaksa 'impor'.

"Belum. Belum mencukupi semua. Baru sekitar 70% dari total kebutuhan pangan," ujar Khairul, Kamis (12/2).

Namun Khairul mengaku optimis swasembada bisa dicapai. Apalagi di Kabupaten Bungo luas lahan sawah dan lahan potensi sawah mencapai 7.120 ha.

Sebelumnya terkendala oleh irigasi. Melalui program Gerakan Penerapan Pengelolaan Tanam Terpadu (GP-PTT), Kabupaten Bungo dapat kucuran Rp 2,9 M dari APBN. Dana ini diperuntukkan 1.000 ha sawah.

Polanya, adalah dengan mengucurkan dana langsung ke rekening kelompok tani. Boleh digunakan untuk beli pupuk, benih, minyak handtracktor, hingga biaya pertemuan kelompok tani.

Lalu ada lagi kucuran dana Rp 1,65 M, juga dari APBN. Dana ini khusus untuk perbaikan irigasi yang mengairi sekitar 2.500 ha sawah produktif.

"Kita juga dapat dana optimasi lahan seluas 550 ha. Anggarannya Rp 660 juta. Semua dari APBN," ujar Khairul lagi.

Lalu dimana peran Pemkab Bungo? Khairul mengklaim pihaknya berbagi peran. Pemkab mengucurkan dana melalui APBD untuk dua hal. Yakni pengadaan 50 ton bibit dan pembuatan kincir air sebanyak 28 unit.

Tak hanya padi, klaim Khairul. Untuk jagung juga dapat kucuran dana cukup besar dari APBN. Yakni GP-PTT seluas 500 ha dengan anggaran Rp 1,9 juta/ha.

"Kedelai juga. Dapatnya dana untuk 500 ha dengan anggaran Rp 1,8 juta/ha. Juga dari APBN," tutupnya. (lis)

Sumber: http://jambi.tribunnews.com/2015/02/13/kebutuhan-pangan-di-bungo-70-persen-dipasok-lokal

Share this post :

+ komentar + 1 komentar

19 Februari 2015 14.01

kalau begitu alhamdulillah ,karena sebenarnya masyraka indonesia mampu memasok kebutuhanya tanpa perlu impor dan apalah itu .

Posting Komentar
 
Info Bungo : Tentang Kami | Maklumat | Disclaimer | Kontak | Komentar | Info Donasi | Surat Terbuka | Your Link
Copyright © 2009 - 2015. Info Bungo - Some Rights Reserved
Template Created by Creating Website >>
>>