Headlines News :
Home » , » Komplotan Penipuan dengan Hipnotis Tertangkap di Bungo

Komplotan Penipuan dengan Hipnotis Tertangkap di Bungo

Written By Admin on Jumat, 16 Januari 2015 | 21.24

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Muhlisin

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO - Petualangan Wilmar berujung jeruji besi. Pria lansia berumur 69 tahun tertangkap bersama tiga rekannya dalam aksi penipuan berbau hipnotis.

Korbannya adalah H M Nur, warga Rantau Pandan, Bungo. Uang M Nur sebesar Rp 2,8 juta dan empat mayam perhiasan emas berpindah ke tangan komplotan Wilmar cs.

Yang menarik, modus tindak pidana yang mereka lakukan cukup rapi. Empat orang pelaku berbagi peran dengan cukup baik. Seolah diantara mereka tidak saling mengenal.

Kamis (15/1) siang, M Nur ke kantor Pos Muara Bungo, Pasar Bawah Muara Bungo. Tujuannya untuk mencairkan dana beasiswa kerabatnya. Di sekitar kantor pos ia bertemu seorang pria tua yang tak ia kenal, Wilmar.

Kepada M Nur, Wilmar menanyakan sebuah alamat. Wilmar mengatakan ia harus mengantarkan sebuah benda berbentuk guci kuningan ke alamat yang ia tanyakan.

"Awak bilang dak tau alamat itu. Dio bilang, benda itu ia dapatkan waktu nyangkul tanah di Pekanbaru. Guci itu bukan sembarangan, ia bilang harus diserahkan ke orang yang alamatnya ia tanyakan," ujar M Nur yang ditemui di Mapolsek Tanah Sepenggal Lintas, Kamis sore.

Tiba-tiba seorang pria datang ke M Nur dan Wilmar yang tengah berbincang. Belakangan diketahui namanya Abdul Gafar (47). Pria asal Payakumbuh, Sumbar, mengaku kenal orang kaya yang mau beli barang antik.

Gafar lalu menelpon seseorang. Tak lama datang dengan mobil Avanza bernopol BA 1710 RO, ditumpangi Atin Samsudin dan 'sopirnya', Kondrianto (39). Tanpa disadari, M Nur sudah terhanyut dalam permainan komplotan ini.

"Mereka bilang, pindah tangan barang itu harus libatkan awak. Bahkan mereka mengantar awak ke Rantau Pandan, jemput duit dan emas," ujar M Nur lagi.

Wilmar cs hanya mengantar ke Rantau Pandan. Lalu mereka menunggu di Muara Bungo. Bertemu di Muara Bungo, uang itupun berpindah tangan. M Nur juga menuruti saja ketika disuruh salat dan zikir 99 kali di sebuah mesjid.

Saat M Nur salat, komplotan ini kabur. Anak M Nur yang diam-diam membuntuti, melakukan pengejaran, namun kehilangan jejak. Ia pun lapor ke Satlantas Polres Bungo.

Rupanyan, komplotan ini kabur ke Dusun Tanah Periuk. Di dusun ini mereka ditangkap oleh anggota TNI dan warga. Lalu dijemput oleh anggota Polsek Tanah Sepenggal Lintas.

Sumber: http://jambi.tribunnews.com/2015/01/16/komplotan-penipuan-dengan-hipnotis-tertangkap-di-bungo

Share this post :
 
Info Bungo : Tentang Kami | Maklumat | Disclaimer | Kontak | Komentar | Info Donasi | Surat Terbuka | Your Link
Copyright © 2009 - 2015. Info Bungo - Some Rights Reserved
Template Created by Creating Website >>
>>