Headlines News :
Home » » Pedagang Kompak Tolak Alfamart, Izin Alfamart Bakal Terganjal

Pedagang Kompak Tolak Alfamart, Izin Alfamart Bakal Terganjal

Written By Admin on Jumat, 21 November 2014 | 17.27

MUARA BUNGO - Ratusan keluarga Persatuan Pedagang Pasar Bawah (P3B) Muara Bungo, tolak kehadiran Alfa Mart. Aksi penolakan ini, direncanakan akan dideklarasikan hari ini Kamis (20/11) pukul 13.00 Wib, ditandai dengan pembubuhan tandatangan di kain putih sepanjang 40 meter. 

Ketua P3B, Syaiful Acik Bilal S PdI (SAB) mengatakan, pemerintah diharapkan mengevaluasi kembali terhadap regulasi izin Alfa Mart di Negeri Langkah Serentak Limbai Seayun, mengingat kondisi ekonomi yang sudah terpuruk.

"Makan saja mereka (pedagang/masyarakat,red) susah,  dikabarakan sudah banyak anak-anak yang mau berhenti sekolah, ekonomi kita udah lemah, jangan paksakan Alfa Mart berdiri," katanya. 

SAB mengancam, bilamana pemarintah memaksakan kehendak, maka makin susah kehidupan pedagang kecil. "Pedagang kecil memegang fungsi, sebagai fondasi ekonomi kerakyatan, kalau mereka udah tak punya peran karena tak bisa bersaing, tentu kondisi Bungo akan makin terpuruk," sebut SAB, yang juga Anggota DPRD Bungo dari Partai Demokrat.

SAB meminta aparat terkait, jangan hanya duduk manis di belakang meja, harus turun ke lapangan, melihat kondisi perekonomian rakyat. Sebelum membuat dan memberlakukan regulasi, juga survey ke lapangan, bila dipaksakan, yang merugi juga pemerintah, karena masyarakat akan menaruh rasa tidak hormat kepada pemerintah.

“Pedagang kita lebih banyak dari jumlah pembeli. Memang beruntung pedagang kain misalnya, karena setiap hari hanya disibukkan melipat dan membersihkan barang dagangannya,” bebernya.

Semakin hari, sambung suami Siti Jamilah ini, Kota Bungo semakin sepi dari pedagang, bisa-bisa nantinya mati suri. “Sayakan orang pasar, dan wakil dari Kota Bungo, saya tahu percis kondisi Bungo. Apapun alasannya, Alfa Mart belum bisa berdiri,” bebernya.

Pantauan Bungo Pos, ratusan pedagang memenuhi pelataran parkir Kantor P3B menolak kehadiran Alfa Mart. Mereka beramai-ramai menandatangani kain putih, yang berisi penolakan. Beberapa kata menghiasi kain lebar satu meter dan panjang 40 meter itu, diantaranya Pemerintah Harus Pro Rakyat, Tolak Alfa Mart dan lain sebagainya.

Sikap tegas SAB bukan hanya sebagai Ketua P3B yang memiliki tugas membela dan mengayomi ribuan anggotanya, namun sebagai Wakil Rakyat dari Partai Demokrat binaan SBY, putra mendiang Haji Kamaruddin ini siap mempertaruhkan capingnya, demi membela sanak saudara keluarga besar pedagang.

“Setahun saya berjuang, agar Alfa Mart jangan dulu berdiri. Kalau dipaksakan, terpaksa masyarakat akan terus berteriak lantang, lihat saja nanti, saya tak main-main. Saya punya slogan Rakyat Mengadu, Insya Allah Saya Siap Membantu,” pungkasnya.

Menanggapi penolakan dari para pedagang, Wakil Bupati H Mashuri ketika dikonfirmasi menuturkan belum tahu banyak tentang izin Alfa Mart, namun ia ditelpon warga pasar terkait penolakan dengan membubuhkan tanda tangan diatas kain putih sepanjang 15 meter. “Ia saya ditelepon masyarakat bahwa adanya penolakan,” ucap H Mashuri.

Menurutnya itu bisa menjadi pertimbangan pemerintah dalam pemberian izin Alfamart, ia menegaskan kalau hal tersebut bisa menjadi persoalan dimasyarakat lebih baik tidak sama sekali. “Nanti akan kita sampaikan ke Pak Bupati, jika ini bisa menjadi persoalan lebih baik seperti sekarang, dan jangan sampai diberikan izin, malah menyusahkan masyarakat pedagang kita,” tegas Wakil Bupati.

Ia menekankan agar pemberian izin bisa dikaji betul hal tersebut tentunya agar tidak menimbulkan konflik ditengah masyarakat. “Dikaji betul, jangan sampai ini menjadi konflik ditengah masyarakat,” tutupnya.

Pemda Diminta Hati-hati

TERKAIT kembali terbukanya peluang retail modern seperti Alfamart maupun Indomaret, sesuai dengan evaluasi terakhir Pemerintah Daerah Kabupaten Bungo. Dengan lahirnya Peraturan Daerah (Perda) yang menentukan kawasan toko modern. Memang saat ini Pemerintah Kabupaten Bungo belum menentukan seberapa banyak bisa mengakomodir jumlah kios Alfamart. Namun Pemerintah Daerah diminta hati-hati dalam mengambil keputusan.

Salah satu pemerhati ekonomi, Muhammad Asman SE MM, kepada harian ini menerangkan. meskipun tidak ada aturan yang melarang persaingan retail modern dan tradisional, keberadaan retail modern di bungo seperti Alfamart dan Indomaret dapat mengancam keberadaan usaha toko kelontong yang selama ini menjadi sumber pendapatan, dan tidak sedikit masyarakat bungo yang bergantung di sektor ini, terutama diperkotaan.

Diantara dampak yang dapat ditimbulkan adalah penurunan omset toko kelontong yg pada akhirnya berujung pada gulung tikar. sistem buka 24 jam yang diterapkan retail modern juga dapat memicu dan meningkatkan kriminalitas apalagi tingkat keamanan di bungo sangat memprihatinkan. “Ada beberapa dampak yang bisa ditimbulkan,” ujar Asman.

Selanjutnya produk UKM dan industri rumah tangga lokal sulit untuk diterima oleh peretail modern, dengan alasan kurang dan tidak layak. Inilah yang diperlukan Pemerintah Daerah sebagai kajian agar dengan masuknya retail modern, bisa menguntungkan masyarakat lokal, tentunya kesepakatan-kesepakatan antara Pemerintah Daerah dengan pemilik retail modern ini harus mengutamakan kepentingan pedagang kecil yang ada di Kota Bungo. “Yang perlu diingat kepentingan pelaku usaha lokal harus diutamakan,” tambahnya.

Ia juga menekankan agar izin yang diberikan oleh pemerintah daerah, untuk masuknya retail modern ke Bungo sedapat mungkin dalilnya bukan hanya meningkatkan PAD dan serapan tenaga kerja, tetapi mesti mempertimbangkan aspek aspek lainnya. sehingga tidak bertentangan dengan visi Kabupaten Bungo yang diantaranya adalah mewujudkan masyarakat bungo yang MANDIRI. “Yang diperlukan pengaturan, mencarikan pormula yang tepat, sehingga visi Bungo MAS bisa dicapai,” ujar Muhammad Asman yang juga dosen FE UMB. (rmd)

Sumber: http://dinamikawarta.com/berita-1392-pedagang-kompak-tolak-alfamart-izin-alfamart-bakal-terganjal.html

Share this post :
 
Info Bungo : Tentang Kami | Maklumat | Disclaimer | Kontak | Komentar | Info Donasi | Surat Terbuka | Your Link
Copyright © 2009 - 2015. Info Bungo - Some Rights Reserved
Template Created by Creating Website >>
>>