Headlines News :
Home » , » Bandara Bungo Dapat Bantuan 17 M

Bandara Bungo Dapat Bantuan 17 M

Written By Admin on Kamis, 27 November 2014 | 15.03

Bandara Bungo yang kini tengah disidik KPK akan mendapat kucuran dana dari pusat senilai Rp 17 M. Anggaran itu diperuntukkan pembangunan perpanjangan runway bandara dan sudah masuk dalam DIPA tahun 2015.

Anggota Komisi V DPR RI bidang infrastuktur,‎ Bakrie, mengatakan, saat ini DIPA 2015 memang tengah direvisi. Sebab, ada perubahan nomenklatur sejumlah kementerian. Tapi, Provinsi Jambi akan mendapat tambahan alokasi dari APBN senilai Rp 1,5 T. Sehingga, DIPA untuk Provinsi Jambi tahun 2015 diperkirakan sekitar Rp 17 triliun.
Menurut Bakrie, beberapa proyek mercusuar Pemprov Jambi mendapat kucuran dana dari APBN, seperti Bandara Sultan Thaha, Ujung Jabung, jalan nasional dan Bandara Bungo. Ia mengatakan, khusus untuk Bandara Bungo dialokasikan bantuan dalam DIPA senilai Rp 17 M. Kasus yang tengah membelit Bandara Bungo tak menghentikan bantuan dari pemerintah pusat.

"Bandara Bungo akan dapat anggaran di tahun 2015. Hampir sekitar 17 M untuk perpanjangan runway bandara," jelasnya.
Bakrie mengatakan, Bandara Bungo memang jadi prioritas untuk pengembangan. Ke depan diharapkan Bandara Bungo dapat menampung pesawat ukuran besar. "Ini yang kita harapkan," katanya.

Mengenai Bandara Sultan Thaha, kini tengah dalam proses finishing. Ditargetkan April 2015 sudah beres. Bakrie berharap, alokasi APBN untuk Provinsi Jambi terus meningkat. "Nanti saya upayakan sampai Rp 3 triliun hingga akhir 2019," katanya.

Mengenai banyaknya anggaran APBN yang sulit terserap. Lantaran anggaran sering mendapat kode bintang. Diakui Bakrie, mulai tahun depan sudah tak ada lagi istilah bintang. "Kalau sudah ketok palu di dewan, ya sudah beres semua. Langsung bisa dicairkan," katanya.

Pada tahun 2014 Provinsi Jambi mendapat alokasi anggaran sebesar Rp 16,69 triliun dari pemerintah pusat. Jumlah tersebut meningkat dari anggaran tahun 2013 sebesar Rp 15 triliun. Di tahun 2015, DIPA Provinsi Jambi diprediksi meningkat mencapai Rp 17 T. Kalangan masyarakat berharap dana yang cukup besar itu bisa menyejahterakan rakyat bukan para pejabat‎.‎

Gubernur Jambi Hasan Basri Agus, meminta kepada penerima DIPA agar dapat memanfaatkan anggaran secara tepat, transparan serta tidak ada kemandekan atau keterlambatan. "Serapan anggaran harus ditingkatkan," ujarnya. 
HBA mengaku kecewa seringkali anggaran pusat tak terserap. Misalnya APBN senilai hampir 123 M untuk bendungan irigasi‎ di Desa Pemuncak Kecamatan Cermin Nan Gedang Kabupaten Sarolangun‎. Hampir dipastikan proyek prestisius itu gagal terserap. Sebab, warga setempat menolak pembangunan irigasi itu. Bahkan, Menteri PU sengaja hadir ke lokasi, gagal melobi warga. Begitupun soal bangunan Jambi Flood Control (JFC) untuk kegiatan rekayasa banjir.‎‎
Sementara Presedium Jambi Emas Wacth, Nasroel Yasir, mengharapkan dana APBN yang cukup besar itu, dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Provinsi Jambi. Itu kalau penerima DIPA mengutamakan kepentingan rakyat bukan kepentingan pribadi dan kelompok. "Selama ini kita lihat, serapan itu mencapai 100 persen untuk perjalanan dinas dan honor, tapi untuk kegiatan tersendat-sendat," katanya.(mui/dar)

Sumber: http://www.jambi-independent.co.id/index.php/headline/item/488-bandara-bungo-dapat-bantuan-17-m

Share this post :
 
Info Bungo : Tentang Kami | Maklumat | Disclaimer | Kontak | Komentar | Info Donasi | Surat Terbuka | Your Link
Copyright © 2009 - 2015. Info Bungo - Some Rights Reserved
Template Created by Creating Website >>
>>