Headlines News :
Home » , » Ansor Terbelah, Komandan Banser Mundur

Ansor Terbelah, Komandan Banser Mundur

Written By Admin on Rabu, 02 Juli 2014 | 09.06

MUARA BUNGO – Bagai disambar petir, Miftahul Iklas, Komandan Saatkorcab Banser Ansor Kabupaten Bungo menerima surat Pembekuan Banser Nomor 047/PC-GP ANSOR/V/2014 tertanggal 1 Mei 2014, yang ditandatangani Ketua-Sekretaris PC Ansor Bungo Agus Salim-Asri Darqutni. Dari penerbitan surat, ada durasi (tenggang waktu) 30 hari, baru diterima Miftahul Iklas, tepatnya Selasa (01/07), pukul 22.00 Wib, kemarin.

Dalam surat tersebut, pembekuan sementara Satkorcab Banser Bungo dan Rayon-Rayon, disebabkan tiga hal, yakni melanggar disiplin organisasi, tidak adanya kegiatan khusus Kebanseran (laporan kegiatan) dan tidak adanya loyalitas Kebanseran terhadap GP Ansor (Banser adalah lembaga semi otonom dibawah GP Ansor).

Sebelum surat ini ditutup, Agus Salim-Asri Darqutni memberi penegasan, kepada Miftahul Iklas tidak membawa nama Banser ataupun mengatasnamakan pimpinan Banser, dan hal-hal yang berhubungan dengan Satkorcab Banser Kabupaten Bungo diambil alih PC GP Ansor Bungo.

Dalam surat tersebut, juga tak merinci pelanggaran disiplin yang dilakukan Satkorcab Banser dan rayon-rayonnya, serta tak dijelaskan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga atau aturan GP Ansor lainnya, sebagai payung hukum atau referensi untuk melakukan pembekuan tersebut.

Akibat dari surat yang dinilai sepihak ini, Miftahul Iklas menyatakan mengundurkan diri dari Satkorcab Banser dan keanggotaan PC GP Ansor Bungo, sebab tiga point yang disebutkan itu tak sesuai dengan realita yang terjadi.

“Ini tidak profesional, saya mundur. Putusan ini sudah bulat, silahkan lanjutkan kegiatan Ansor,” bebernya saat mendatangi Bungo Pos, Rabu (02/07), pukul 00.03 Wib, kemarin.

Direncanakan hari ini, Miftahul Iklas akan melayangkan surat pengunduran diri tertulis ke PC GP Ansor Bungo, yang ditembuskan ke PW GP Ansor Jambi dan PP Ansor Pusat di Jakarta. “Malam esok (malam ini,red), secara gentleman, saya akan menyampaikan surat tersebut ke Ketua PC Ansor Bungo dan menyerahkan baju jaket loreng Ansor. Kita sportif,” jelasnya.

Persoalan kegiatan Banser, putra berdarah Bebeko ini mengklaim pernyataan Ketua-Sekretaris PC Ansor keliru, karena selama menjabat Komandan Banser, sudah dua kali digelar Diklatsar dan beberapa kegiatan lainnya. “Sebenarnya itu keliru. Biarlah, kita tak perlu lagi menyinggung itu, yang jelas putusan kita sudah bulat, keluar dari Banser dan Ansor,” ucap Miftahul Iklas, yang juga merupakan Ketua Gerakan Rakyat Dukung Prabowo Kabupaten Bungo.

Paul-sapaan akrab Miftahul Iklas meminta kepada PC Ansor Bungo mulai saat ini, tidak lagi membawa-bawa nama Pesantren Al Musthafa, Dusun Simpang Babeko, Kecamatan Bathin II Babeko sebagai pesantren binaan GP Ansor. “Jangan lagi bawa-bawa nama pesantren Al Musthafa, itu tidak benar,” ucap Paul, yang juga duduk sebagai salah satu dewan pembina dan pendiri pesantren.



Untuk diketahui, dalam rangka mewujudkan Barisan Ansor yang lebih terorganisir, patuh dan taat dengan norma-norma organisasi Ke-Ansoran, maka Banser PC GP Ansor Bungo dibekukan untuk sementara waktu.

"Memang benar bahwa saat ini Banser PC GP Ansor Bungo telah kami bekukan," Agus Salim SAg melalui Asry Darqutni Sekretarisnya kepada koran ini kemarin.

Lebih jauh dikatakan Asry, ini semua dilakukan demi kemaslahatan organisasi dan tidak ada tendensius apapun. “Ini murni menindaklanjuti atas hasil dari  Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) PP GP Ansor dan Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) GP Ansor Jambi menghasilkan beberapa kesepakatan,” tambahnya.

Kesepakatan tersebut antara lain PC GP Ansor wajib melaksanakan PKD dan Diklatsar terus digiatkan, pembentukan Majelis Dzikir dan Sholawat Rijalul Ansor. penyegaran PAC-PAC dan Banser, Penyegaran atau pembenahan  Banser jika tidak produktif, taat dengan aturan Ke-Ansoran maka dibekukan sementara waktu.

"Banser Bungo sudah memenuhi kriteria-kriteria yang diminta oleh pengurus pusat tersebut," tegas Asri.

Untuk itu tambah Asry, diminta kepada sahabat-sahabat Banser untuk sementara waktu ini jangan membawa-bawa nama organisasi Banser dalam aktivitasnya sehari-hari dan dalam kegiatan sosial kemasyarakatan termasuk berkomentar di madia media. "Diminta kepada sahabat-sahabat pengurus dan keanggotan Banser baik yang ditingkatan Kabupaten maupun Kecamatan dan di dusun-dusun  untuk tidak memboncengi embel-embel ke-Banseran dalam kegiatan apapun," tegasnya.

Hingga berita ini naik cetak, Agus Salim belum berhasil dikonfirmasi. (eis)


Sumber: http://dinamikawarta.com/berita-1278-ansor-terbelah-komandan-banser-mundur.html
Ad BelajarInggris.net Tempat Kursus Bahasa Inggris Online cepat dan Mudah tanpa grammar Full Conversation / Percakapan Bersertifikat
Share this post :
 
Info Bungo : Tentang Kami | Maklumat | Disclaimer | Kontak | Komentar | Info Donasi | Surat Terbuka | Your Link
Copyright © 2009 - 2015. Info Bungo - Some Rights Reserved
Template Created by Creating Website >>
>>