Headlines News :
Home » , , » Konflik Harimau vs Manusia Petani Karet di Tebo Dimangsa Harimau

Konflik Harimau vs Manusia Petani Karet di Tebo Dimangsa Harimau

Written By Admin on Kamis, 15 Mei 2014 | 06.36

TRIBUNJAMBI.COM. MUARA TEBO - Konflik antara manusia dengan binatang buas kembali memakan korban. Seorang petani penderes, warga Desa Embacang Gedang, Kecamatan Muara Tabir, berakhir tragis. Ia tewas dengan kondisi tubuh terkoyak-koyak pada Minggu (11/5) malam. Ia diduga menjadi korban harimau.

Nasib naas tersebut dialami oleh Hanafis bin Mansyur atau biasa disapa Hafis. Nyawa pria 35 tahun ini ditemukan sudah tak bernyawa di kebun karet miliknya. Hafis berhasil ditemukan oleh warga yang melakukan pencarian sekitar pukul pukul 22.00 WIB. Ia dicari karena semenjak berangkat menyadap karet pada Minggu pagi, namun tak kunjung pulang ke rumah hingga siang.

Seperti dituturkan Herman (30), kerabat korban kepada Tribun, Senin (12/5). Dikatakannya, pada Minggu pagi, sepergi biasa, Hafis bertolak ke kebun karet miliknya. Ia berangkat sendirian. Jarak antara rumah korban dengan kebun karet cukup jauh. Yakni sekitar dua jam perjalanan.

Biasanya, menurut Herman, paling lambat pada tengah hari, atau sekitar jam 14.00 WIB, Hafis sudah kembali ke rumahnya. Kebisaannya, usai menyadap karet, ia makan siang di rumah. Namun pada Minggu naas tersebut, hingga siang Hafis tak kunjung pulang.

Merasa khawatir terjadi sesuatu, anaknya, Haris, kemudian berinisiatif pergi ke kebun karet tempat ayahnya bekerja. Sesampainya di lokasi, meski sudah dipanggil-panggil, namun yang bersangkutan tidak ditemukan di sekitar kebun.

Haris pun curiga telah terjadi sesuatu dengan ayahnya. Pasalnya sepeda motor dan air minum serta alat-alat lainnya ditemukan utuh di tempat Hafis bekerja. Haris langsung pulang ke Embacang Gedang. dan memberitahukan kepada warga ihwal ayahnya."Kami langsung berangkat ke kebun korban. Banyak orang yang kesana. Terus kami cari-cari, sekitar jam 10 malam (pukul 22.00 WIB), baru ditemukan," ujar Herman.

Saat ditemukan, Hafis sudah dalam kondisi tak bernyawa. Ia ditemukan dibawah tumpukan dedaunan di dalam semak. Jaraknya sekitar 100 meter dari tempat semula ia bekerja menderes karet.

Warga menduga Hafis menjadi korban amukan binatang buas yang diduga harimau. Pasalnya sekujur tubuhnya penuh luka seperti bekas cakaran. Bahkan daging lengan sebelah kanan tampak habis, dan hanya tersisa bagian tulang.

Kondisi yang sama pada paha kanannya. Daging paha terkikis habis, dan hanya menyisakan tulang. Luka cukup parah juga terlihat pada bagian tengkuk. Bagian belakang kepalanya juga terdapat luka menganga.

"Mungkin diterkam harimau dari belakang. Kondisi saat ditemukan sudah meninggal. Langsung kami bawa balik. Tadi (Senin, 12/5) sekitar jam 11.00 WIB, sudah dimakamkan," ujar Keman lagi.

Keman mengatakan hal ini sangat mengejutkan mengejutkan masyarakat. Pasalnya ini kejadian pertama konflik antara binatang buas dengan warga Embacang Gedang. Menurutnya, sebelumnya tak pernah terjadi.

Demikian pula dikatakan warga lainnya, Dayat. Ia mengatakan kejadian membuat warga sangat geger. Bahkan dalam beberapa waktu kedepan, dipastikan warga sekitar tidak akan berani beraktifitas di kebun."Kayaknyo dak bakalan ado yang ke kebun. Jujur, ini membuat kami sangat khawatir. Soalnyo harimaunyo masih berkeliaran," ujar Dayat.

Kapolres Tebo, AKBP Indra Rathana SIK, membenarkan adanya kejadian tersebut. Indra mengatakan pada Minggu (11/5) sore, jajarannya mendapat laporan. Bersama warga, anggota polisi turut melakukan pencarian ke kebun korban.

Dikatakan Indra, saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi tewas. Korban diseret kurang lebih 100 meter dari tempatnya bekerja. Jasad korban 'disembunyikan' dalam semak-semak. Ditutup dengan dedaunan.Kami masih menunggu hasil visum. Kalau melihat kejadiannya, sepertinya (diterkam) oleh binatang buas. Mungkin harimau," ujar Indra, Senin (12/5).

(lis)
Sumber: http://jambi.tribunnews.com/2014/05/13/petani-karet-di-tebo-dimangsa-harimau

Share this post :
 
Info Bungo : Tentang Kami | Maklumat | Disclaimer | Kontak | Komentar | Info Donasi | Surat Terbuka | Your Link
Copyright © 2009 - 2015. Info Bungo - Some Rights Reserved
Template Created by Creating Website >>
>>