Headlines News :
Home » , » Tiga Tambang Batu Bara Distop 

Tiga Tambang Batu Bara Distop 

Written By Admin on Sabtu, 18 Januari 2014 | 08.10

MUARABUNGO – Mengawali tahun 2014 ini, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (DESDM) Bungo menunjukkan tajinya. DESDM memperlihatkan ketegasannya dalam menegakkan aturan tambang. Hingga pertengahan bulan Januari ini, setidaknya aktivitas tambang batubara untuk tiga perusahaan pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP) di Kabupaten Bungo diberhentikan sementara.

Ketiga perusahaan ini diantaranya PT Basmal dan PT Andalas Nusa Indah (ANI) di wilayah Kecamatan Pelepat dan PT. Marga Bara Tambang (MBT) di Rantau Duku. Ini disampaikan Kepala Dinas ESDM Bungo HM Hidayat usai melakukan inspeksi di areal tambang PT. MBT kemarin.“Januari ini ada tiga perusahaan yang kita berhentikan sementara aktivitas tambangnya. Kita terpaksa stop karena ada aturan-aturan yang dilanggar. Mereka bisa melakukan aktivitas tambangnya lagi, setelah mematuhi aturan. Apa yang kita rekomendasikan harus dipatuhi dan dilakukan, baru bisa nambang lagi,” sebut HM. Hidayat.

Dipaparkan HM Hidayat melalui Kasi Pengusahaan DESDM Syaifudin, untuk PT Basmal, beberapa hal menjadi pertimbangan penutupan sementara ini. Diantaranya PT Basmal belum menempatkan jaminan reklamasi. Kemudian daya dukung lingkungan tidak sesuai dengan perencanaan tambang.

Selanjutnya ada beberapa bekas tambang yang belum direklamasi. Selain itu penataan lokasi dan masih terdapat beberapa voit yang masih dibiarkan menganga.“Ada bebera hal yang tidak dipatuhi yang memaksa DESDM mengambil langkah penghentian sementara aktivitas tambang tersebut,” urai Syaifudin.

Sementara terkait dengan PT. ANI, Kepala Dinas ESDM melalui Kasi Pengawasan DESDM Anuarsyah mengatakan bahwa sejauh ini PT Ani belum memiliki kepala teknik tambang. Kemudian, PT Ani disebut belum melaksanakan RKAB dan RKTTL.“Ada beberapa hal yang juga dilanggar dan kita stop sementara,” ujar Anuar.

Sementara terkait dengan PT. MBT, HM Hidayat mengatakan bahwa mereka menutup sementara pada aktivitas tambang perusahaan ini disebabkan ada beberapa hal yang melanggar. Diantaranya, perusahaan disebut disebut tak mentaati Kepmen 555K tentang kesehatan dan keselamatan kerja, UU 32 tentang lingkungan, UU no 4 tahun 2009 tentang pertambangan mineral dan batubara, Kepmen 1211 tentang penyebab dan penanggulangan kerusakan dan pencemaran lingkungan pada usaha kegiatan pertambangan umum, PP 78 tentang reklamasi dan pasca tambang. 

“Kita juga stop sementara di MBT. Sebelum rekomendasi dari ESDM dijalankan. Semua alat berat harus dikeluarkan dan tidak boleh ada aktivitas tambang,” tegas HM Hidayat.

Beberapa rekomendasi yang dikeluarkan DESDM untuk perusahaan ini diantaranya, perusahaan diminta menempatkan KTT di lokasi tambang. Kemudian pembuatan tanggul pada areal disposal. Pengerukan atau peremajaan sungai yang saat ini tersedimentasi tanah bekas galian pada areal tambang. Kemudian perusahaan diminta membuat minimal tiga settling pond.“Di tiga perusahaan ini, kita minta agar patuh pada aturan dan melaksanakan rekomendasi kami. Kalau tidak kami tidak segan-segan merekomendasikan pencabutan IUP. Setelah ini kita akan cek ke perusahaan pegang IUP lainnya. Kita akan tegas soal aturan tambang,” tukas HM. Hidayat (acn)

Sumber: http://dinamikawarta.com/berita-697-tiga-tambang-batu-bara-distop-.html

Share this post :
 
Info Bungo : Tentang Kami | Maklumat | Disclaimer | Kontak | Komentar | Info Donasi | Surat Terbuka | Your Link
Copyright © 2009 - 2015. Info Bungo - Some Rights Reserved
Template Created by Creating Website >>
>>