Headlines News :
Home » , » Bentrok di Bungo Tiga Motor Dibakar Massa

Bentrok di Bungo Tiga Motor Dibakar Massa

Written By Admin on Minggu, 03 November 2013 | 04.50

TRIBUNJAMBI.COM,MUARA BUNGO- Tiga unit sepeda motor milik karyawan hangus terbakar dan tinggal rangka. Sementara dua unit lainnya rusak parah. Hangusnya sepeda motor itu bermula Jumat (1/11) sore, sekitar pukul 17.30.

Saat seorang mandor di PT Citra Sawit Harum (CSH) salah paham dengan 30 pekerja baru asal Nias, Sumatera Utara.Ahmad AZ, Datuk Rio Dusun Rantau Keloyang, mengatakan saat itu si mandor mau mendata anak buah barunya yang asal Nias.

Selain mendata juga akan diambil foto untuk dokumentasi.Namun 30 pekerja yang disebut-sebut tak begitu paham bahasa Indonesia, menjadi salah paham. Mereka tak mau didata dan difoto. Malah mandor menjadi sasaran amukan, meski belum sempat dipukul.Mandor ini kemudian memberitahu keluarganya di Dusun Rantau Keloyang.

Tak senang dengan kejadian ini, sekitar pukul 19.00 puluhan warga Rantau Keloyang mendatangi kamp PT CSH.Tak terjadi bentrok fisik dengan pihak pekerja dari Nias. Namun tiga sepeda motor dibakar dan dua lainnya dirusak oleh warga Rantau Keloyang."Sudah didamaikan, Senin (4/11) nanti diselesaikan secara adat. Ngaku saudara lah, tapi tidak diproses hukum.

Soal kerusakan warga akan ganti bersma-sama perusahaan," ujar Ahmad, Sabtu (2/11).Polres Bungo juga mengerahkan 30 anggotanya mengamankan lokasi keributan. Kapolres Bungo AKBP Naek Pamen Simanjuntak, Waka Polres Kompol Romi Agusriansyah, dan Kasat Intel AKP Nova Suryandaru turun langsung mengendalikan situasi.Mewakili kapolres, Romi yang ditemui di Mapolsek Pelepat, mengatakan kejadian memang bermula dari miskomunikasi.

Polisi dan pemerintah kecamatan langsung memediasi kedua belah pihak sehingga tercapai situasi yang kondusif."Selesaikan secara adat Bungo. Besok Senin akan dilaksanakan prosesi damai adatnya di kantor camat. Kerusakan dan kerugian akan diganti oleh masyarakat," ujar Romi pula.

Demikian pula diakui General Manajer PT CSH, Maratua Siregar. Pria bertubuh subur ini mengatakan 30 karyawan asal Nias itu merupakan pekerja bagian perawatan. Mereka, diakui Siregar, memang tak begitu fasih berbahasa Indonesia."Miskomunikasi saja, karena mereka begitulah, tidak begitu pas bahasa Indonesia nya. Tidak ada pemukulan, polisi cepat datang setelah kami hubungi," ujar Siregar. (lis)

Penulis: muhlisin

Sumber: http://jambi.tribunnews.com/2013/11/02/bentrok-di-bungo-tiga-motor-dibakar-massa

Share this post :
 
Info Bungo : Tentang Kami | Maklumat | Disclaimer | Kontak | Komentar | Info Donasi | Surat Terbuka | Your Link
Copyright © 2009 - 2015. Info Bungo - Some Rights Reserved
Template Created by Creating Website >>
>>