Headlines News :
Home » , , » Pro Kontra Pemekaran Kabupaten Bungo

Pro Kontra Pemekaran Kabupaten Bungo

Written By Admin on Selasa, 02 April 2013 | 21.41

MUARA BUNGO - infobungo.com, Usulan kepada Pemerintah Pusat tentang pemekaran Kabupaten Bungo menjadi dua wilayah pemerintahan yaitu Kota Muara Bungo dan Kabupaten Bungo sudah lama dilakukan, yaitu sejak Bupati Bungo dijabat oleh H.Zulfikar Achmad. 

Jika jadi dimekarkan, Kabupaten Bungo menjadi dua wilayah pemerintahan (sumber: Harian Pagi Radar Bute edisi Selasa, 2 April 2013) yaitu:

Kabupaten Bungo (hasil pemekaran) yang meliputi:
1.Kecamatan Muko-Muko Bathin VII
2.Kecamatan Rantau Pandan
3.Kecamatan Bathin III Ulu
4.Kecamatan Pelepat Ilir
5.Kecamatan Pelepat
6.Kecamatan Tanah Sepenggal
7.Kecamatan Tanah Sepenggal Lintas
8.Kecamatan Tanah Jujuhan.
9.Kecamatan Jujuhan Ilir
10.Kecamatan Bathin II Pelayang
11.Kecamatan Limbur Lubuk Mengkuang
            
Kota Muara Bungo yang meliputi:
1.Kecamatan Pasar Muara Bungo
2.Kecamatan Bungo Dani
3.Kecamatan Rimbo Tengah
4.Kecamatan Bathin III
5.Kecamatan Bathin II Babeko

Walau sudah lama pemekaran Kabupaten Bungo diusulkan ke Pemerintah Pusat, namun wacana pemekaran Kabupaten Bungo kembali mengemuka setelah berkas usulan pemekaran Bungo baru diserahkan Gubernur Jambi Hasan Basri Agus (HBA) ke DPR Kamis 23 Maret 2013,  DPR sendiri menyatakan persetujuannya untuk membahas usulan ini (metrojambi.com)

Di masyarakat sendiri terdapat pro kontra tentang pemekaran ini. Melalui media ini, infobungo ingin mengetahui pendapat anda tentang rencana pemekaran ini. Silahkan ikuti pada sidebar kanan atas web ini. Sampaikan juga pendapat anda pada kotak komentar di bagian bawah artikel ini.
Sebagai panduan, pertanyaan berikut mungkin dapat membantu menyampaikan pendapat anda: 
1.Apakah Pemerintah Kabupaten Bungo hasil pemekaran nantinya akan dapat memberikan pelayanan lebih baik kepada masyarakat dari pada Pemerintah Kabupaten Bungo sekarang? Jika Ya, berikan alasan. Jika TIDAK juga mohon berikan alasannya.  
2.Dengan adanya pemekaran selain bakalan ada dua wilayah pemerintahan, juga bakalan ada dua lembaga legislatif yaitu DPRD Kabupaten Bungo dan DPRD Kota Muara Bungo. Dengan demikian akan makin banyak anggota perlemen yang memperjuangkan aspirasi masyarakat. Apakah akan benar demikian? 
3.Atau mungkin ada pendapat lain selain atas dua pertanyaan tadi?  Sampaikan pendapat anda pada kotak komentar di bagian bawah artikel ini.

AdBelajarInggris.net Tempat Kursus Bahasa Inggris Online cepat dan Mudah tanpa grammar Full Conversation / Percakapan Bersertifikat
Share this post :

+ komentar + 31 komentar

Toni
2 April 2013 21.44

Aku setuju pemekaran

5 April 2013 21.47

saya sangat setuju.

5 April 2013 23.03

itu mah tempat cari duit para pejabat aja bro

6 April 2013 07.28

Saya kurang setuju dengan rencana pemekaran Kabupaten Bungo menjadi Kota Muara Bungo dan Kaupaten Muara Bungo, karena :
1.Tidak menjamin bahwa dg pemekaran tsb pelayanan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bungo hasil penekaran akan meningkat.
2.Dengan pemekaran maka hanya akan menguntungkan elite politik yang haus kekusaan (ingin jadi Bupati/Walikota, dan ingin jadi Anggota DPRD) dan para birokrat yang juga haus kekuasaan (peluang ingin jadi kepala dinas menjadi besar)
3.Kabupaten Bungo (induknya) akan jauh lebih "miskin" dari pada anaknya (Kota Muara Bungo). Karena semua aset (semua Perkantoran), Pusat Pelayanan (RSU, PDAM, Bandara) menjadi milik Kota Muara Bungo. Kabupaten Bungo hasil pemekaran (induknya) harus bangun perkantoran dan pusat pelayanan baru (duitnya dari mana?)
4.Pendapatan ASLI Daerah (PAD) 75 % terdapat di kota Muara Bungo. Pajak dan restribusi apa yang dapat di andalkan Kabupaten Bungo hasil pemekaran nantinya? Pajak Rumah Makan/Restoran? Pajak Hotel? Pajak Parkir? Pajak Hiburan? Pajak Reklame? Apakah ada jaminan bahwa Pajak2 tsb dapat masuk ke kas daerah menopang pembangunan Kabupaten Bungo hasil pemekaran? Bagaimana pula dengan restribusi?
5.Bandara Muara Bungo nantinya juga "punya" Kota Muara Bungo, RSUD Muara Bungo juga bakalan milik Kota Muara Bungo. Lalu Kabupaten Bungo hasil pemekaran nantinya dapat apa?
6.Kabupaten Bungo hasil pemekaran (yang "miskin") tetap HARUS memberikan subsidi kepada Kota Muara Bungo (yang "kaya") selama 3 tahun. Duitnya dari mana?

Hendri
6 April 2013 08.37

Ngan hargai pendapat yang lain.
Kalo jugo dimekarkan, bukan menjadi Kota Muara Bungo dan Kabupaten Bungo tapi ngan LEBIH SETUJU jiko pemekarannya menjadi 2 Kabupaten.
Yaitu Kabupaten Bungo Barat dan Kabupaten Bungo Timur (masalah namo hanyo ilustrasi be).

Kabupaten Bungo Barat meliputi:
1.Bathin 3
2.Bathin 3 Ulu
3.Rantau Pandan
4.Limbur
5.Tanah Tumbuh
6.Tanah Sepenggal
7.Tanah Sepenggal Lintas
8.Bathin 2 Pelayang
9.Jujuhan
10.Jujuhan Ilir

Kabupaten Bungo Timur meliputi:
1.Pelepat
2.Pelepat Ilir
3.Rimbo Tengah
4.Pasar Muara Bungo
5.Babeko
6.Bungo Dani
7.Muko2

Sebagai Kabupaten induk adalah Kabupaten Bungo Timur (atau dengan namo lain) yang wajib memberikan hibah kepado Kabupaten Bungo Barat (atau dengan namo lain) selama 3 tahun (?) jiko pemekaran terjadi.

Demikian pendapat ngan.

6 April 2013 13.44

Pemekaran Kabupaten Bungo mutlak harus dilakukan, sayo sbg warga mengharapkan hal itu terjadi secepatnya.....Jika Kabupaten Bungo nantinya dimekarkan saya hanya mengahrapkan Ibukota Kabupaten Bungo(hasil pemekaran) ialah embacang gedang(simpang somel)yg merupakan ibukota Kecamatan Tanah Sepenggal Lintas, karena saya melihat daerah tsb berpeluang menjadi kota yg maju.......

6 April 2013 13.59

Aku setuju Pemekaran, lebih cepat labih baik,......

6 April 2013 19.38

Saya punya pendapat:
Sebelum pemekaran, bangunkan dulu di rencana ibu kota Kabupaten yang baru berupa sarana2 pemerintahan dan pelayanan masyarakat, seperti:
1.Kantor Bupati
2.Kantor DPRD
3.Kantor2 seluruh Instansi Pemda
4.RSUD lengkap (minimal sama dg RSUD Ma.Bungo)
5.Sarana olahraga lengkap (seperti Komplek Serunai Baru)
6.Pasar Tradisional yang layak
6.Pertokoan/ruko yang refresentatif
7.Terminal Type A
8. dll sarana pelayanan publik yang perlu

Setelah itu terbangun, baru dimekarkan. Dengan demikian pemerintah kabupaten baru hasil pemekaran tidak terbebani untuk membangun sarana2 tadi, dan dapat langsung menjalankan pemerintahan dalam rangka pelayanan kpd masyarakat.
Terima kasih.

6 April 2013 23.31

suae nyan pendapat kau dg ngan tu..agek perut lah na gedang pembangunan dak go sudah2

Anonim
27 April 2013 02.20

Tidak Setuju...mengabiskan uang negara saja...yang untung pejabat dan elit plotik yang haus kekuasaan...lantas rakyat bungo dapat apa?

12 Mei 2013 00.16

saya sih setuju. asalkan cara rekruitment dan kinerja birokrasi di murao bungo d perbaiki.
karena kalo di lihat dari segi potensi dan finansial. muara bungo bisa melakukan pemekaran daerah. tapi kalo kualitas SDM, birokrat apa lg wakil rakyat ny masih belum layak. yah sama aja bo'ong. krn finansial ny ngga bisa dikelola dengan benar dan raib ke kantong yg tidak bertanggung jawab,...

Anonim
6 Juni 2013 10.16

INI KAN CUMA USAHA INGIN BAGI2 KEKUASAAN, LEBIH BANYAK MUDARATNYA DARIPADA MANFAATNYA, BIARKAN BUNGO SEPERTI SEKARANG TAPI YG LEBIH DIKUATKAN ADALAH SISI PEMBANGUNANNYA. JIKA DIMEKARKAN, AKAN TERJADI PEMBENGKAKKAN ANGGARAN, UJUNG2NYA RAKYAT YG AKAN MENDERITA AKIBAT DEFISIT. OYAA SUDAH TAHU BELUM SODARA2 SEKARANG SAJA KABUPATEN BUNGO SERING DEFISIT ANGGARAN??? APALAGI MAU DIMEKARKAN.. LEBIH BAIK BENAHI KEKURANGAN YG ADA SEKARANG. JGN MAU TERBUAI ATAS BUJUKAN ORANG2 YANG HAUS KEKUASAAN, BERAPA BANYAK LAGI BUNGO AKAN MENDERITA, LIHAT ITU DAERAH RANTAU PANDAN DAN LEBAN, SUDAH HANCUR DAN RUSAK AKIBAT EKSPLOITASI SUMBER DAYA BATU BARANYA, MASYARAKAT MISKIN DISEKITAR TAMBANG DAN HANYA JADI PENONTON, KEKAYAAN DIANGKUT KE JKT DAN PADAANG. MEMEKARKAN BUNGO SAMA SAJA MENAMBAH JUMLAH RAJA KECIL YANG HAUS AKAN KEKUASAAN DAN PEMBENGKAKAN ANGGARAN. TIDAK AKAN EFEKTIF!! SO UNTUK APA BUNGO DIMEKARKAN KALAU DAERAHNYA AKAN MENJADI SUMBER EKSPLOITASI DAN MENGHABISKAN APBD YG NOTA BENE DARI HASIL PAJAK RAKYAT! BUNGO BELUM SAAT NYA DIMEKARKAN. LEBIH BAIK PENGUATAN SARANA DAN PRASARANA SULU 2016 MUNGKIN BARU BISA DIMEKARKAN. ITUPUN DGN CATATAN TDK MELULU DEFISIT!!!!

Anonim
8 Agustus 2013 01.51

Muara Bungo belum layak dimekarkan, rakyat jgn terbuai dgn bujukan2 ala sinterklas, untuk diketahui APBD bungo saja sering defisit, janganlah memperkeruh suasana yg sedang di bangun Bupati sekarang ini, lebih baik bungo tetap membangun, untuk pak Bupati saat ini, jika ada pejabat yg masih mengutak-atik kebijakan/kinerja bapak dipecat saja pak dengan modus2 pemekaran, sudah jelas gak sejalan dgn visi dan misi bapak sekarang, ditinggalkan saja. Gan bungo mungkin 10 tahun lagibisa dimekarkan dengan syarat APBD nya sudah surplus.., jangan lagi rakyat bungo dibodoh2in atas nama pembangunan dan pemekaran!! pembangunan Ok, pemekaran NO way!!

13 September 2013 15.32

Klo saya sangat setuju..
# Krna pembangunan akan lebih merata lagi
# pelayanan k masyarakat lebih efisien
# tidak trtutupan kemungkinan dg adanya kota bungo maka syarat untuk menjadi kota bungo sebagai ibukota provinsi jambi barat akan terwujud apa lagi semua fasilitas syarat utk mnjdi ibu kota provinsi sudah trpenuhi semua

20 September 2013 16.10

@Rahma Jemmy

ngan setuju nian dengan rahma jeremy, Kabupaten Bungo sudah sangat layak dimekarkan, Muara Bungo menjadi Kota Madya dan Embacang Gedang menjadi ibukota Kabupaten Bungo yang baru, dan jika wacana pemekaran Provinsi-Provinsi di Indonesia menjadi 50 provinsi, maka Muara Bungo punya peluang menjadi ibukota Provinsi Jambi Barat

20 September 2013 16.14

Ngan sebagai orang Bungo yang tinggal didusun Rantau Embacang meraso pantas sekali jiko Kabupaten Bungo dimekarkan, Apolagi syarat2 untuk jadi kotamadya kabarnyo sudah dipenuhi oleh pemkab Bungo. Tunggu apo lagi, kini ko lah...

Anonim
20 September 2013 16.18

@Anonim

Pemikiran sempit, alasan tidak berbobot, cuihh

Anonim
23 Oktober 2013 15.33

akan lebih merata kalau ada pemekaran... kalau terjadi defisit ya karena pemda sendiri yang tidak bs mengelola asset-asset daerahnya untuk kemajuan daerahnya. tetapi apa yang terjadi punggutan atas PKP2B batubara yang mengeruk dan melintas di Kabupaten Bungo jadi ajak tambah rejeki sendiri bagi oknum-oknum di dinas dan pejabat pemerintahan Bungo... terlalu naif kalau ada yang menolak pemekaran...

Anonim
23 Oktober 2013 15.41

benar bro ada biayanya disini... tetapi pemekaran itu jln keluar untuk percepatan pemerataan pembangunan... spt kt ketahui bersama dibungo ini politikus n pejabat busuknya buanyak... jd berpisah dari yang busuk itu lbh baik... saat ini masyarakat sdh bs menilai siapa2 yg ambisius utk menjabat... nah itulah tikus2nya...buat masyarakat batang uleh...batang tebo, batang jujun, kl ini jadi wilayah yg dimekarkan ingat dan jgn lupo tikus-tikus itu...belajar dan melihatlah dari ketika msh bergabung dengan kabupaten bungo...jgn pilih pejabat dan wakil rakyat yang munafik...

Anonim
23 Oktober 2013 15.45

PEMUDA-PEMUDI BUNGO JGN CUMA MELIHAT...INGAT JANGAN JADI PENONTON DIDAERAH SENDIRI...

putra keja
18 November 2013 17.15

Walikota Muara Bungo bakal ngurus wilayah perkotaan, Bupati Bungo yo ngurus wilayah perdesaan yang (sangat) luas. Enak bener yg bakal jd Walikota.

Kuli BUngo
6 Maret 2014 09.38

Kalo terjadi pemekaran, yang untung dan nyaman masyarakat yang tinggal di wilayah kota Muara Bungo. Kalo kami yang tinggal di dusun dalam Kabupaten Bungo yang saro !!!

Alasan:
Bagi masyarakat dalam kota Muara Bungo (bakal) Walikotanya akan dapat lebih memperhatikan rakyatnyo kareno wilayah kerjanyo dikit.

Bagi masyarakat dalam Kabupaten Bungo (hasil Pemekaran) Bupatinyo bakal kurang memperhatikan rakyatnyo kareno asik ngurus pembangunan prasarana dan sarana kerja pemerintah (gedung perkantoran DPRD, Gedung kantor Bupati, kantor instansi, RSU, terminal, pasar, dll). Nah kalo selesai dibangun itu semua (berapa lama? Lima tahun selesai?) Setelah itu baru memperhatikan kebutuhan masyarakatnyo.

Pokoknya ngan gak setuju mekar. Titik!

Anonim
7 Maret 2014 01.46

saya juga tidak setuju dengan pemekaran, krn itu hnya menghabiskan uang negara, apakh SDM sdah cukup dan mampu untuk pemekaran.

18 April 2014 02.36

saya setuju. dilihat dari jumlah kecamtan sudah layak sekali dimekarkan. secara ekonomi jga sudah waktunya dimekarkan ko. law gk dimekarkan. keenakan pejabat pemkab donk. dpat banyak komisi. apalagi kita kab. kita mempunyai kekayaan alam yg melimpah. batu bara misalnya. emas. miyak dan masih banyak lgi yg lainya. law gk sgera dimekarkan. yg enak ia pejabat. makanya dri pejabt pada gk mau dimekarkan. karna nanti komisinya kurang heheheh....

10 Mei 2014 06.35

@Isnan EW Analisanya ngawur!

Anonim
15 Mei 2014 07.25

SANGAAATTTTTT setujuuuuu ,,,,,,,,,,,,,,,
karena kota bungoo sudahhh amat jauh tertinggl dari kota2 lain,,,,,,
sudah saatnya kita menciptakan muara bungo menjadi kota yg maju dan sejahtera,,,
pemekaran kota bungo adalah harapan semua bujang gadis bungo,,
"SALAM TOPAN" (tempoyak patin)

Anonim
8 Oktober 2014 08.43

LANJUT MEKARKAN ,,,

Anonim
11 Oktober 2014 23.39

Ambo punyo saran untuk para sahabat di Bungo...
ini bukan setju atau tdk dengan pemekaran, Bungo punya tetangga di Sumbar yaitu Kab. Dharmasraya (pemekaran dari Kab. Sijunjung). Dharmasraya sanggup mekar karena telah didukung oleh Finansial, SDA dan SDM yang memadai. apakah Bungo siap secara itu....????
manfaat memang ada, mudarat pasti ada juga..!!!
jangan kesusu untuk pro dan kontra, dalam alam demokrasi hal ini biasalah,, ukraina, skotland, terus nanti Andalusia bahkan mau merdeka... janganlah saling menuding seperti ada yang menuduh pemekaran adalah perebutan kekuasaan, lahan korupsi baru..
masih banyak orang baik di Bungo...!!!!
kabupaten pemekaran nanti adalah anak dari kab induk.. apakah anak sudah cukup besar untuk untuk hidup dan terbang melarung langit biru...?
apakah induk telah siap melepaskan anaknya pergi..? dengan siapa anaknya nanti berjuang..? cukupkah uang anaknya untuk makan..? kalau anak sakit siapa yang menjaganya...?
kalau hanya nafsu segelintir politisi yang ingin mekar, sebaiknya itu direnungi lagi..
SEBAB SETELAH BERPISAH KITA TAKKAN PERNAH BERSATU LAGI SELAGI AIR MENGALIR KE HILIR, SELAGI GAGAK HITAM KITA AKAN MENJADI PESAING SELAMANYA... TATANAN BUDAYA LOKAL KITA AKAN TERCABIK OLEH CAUVINISME MURAHAN..!!!
SAAT MENULIS INI, AKU BERADA DI LIPATAN GUNUNG SERIBU PEDALAMAN SUMATERA

Anonim
15 Agustus 2015 00.21

tapi sayang, pak bupati menghambat pemekaran....
sekarang malah menggaung-gaungkan pemekaran..
apakah ini tipu muslihat lagi untuk meraup suara?
kasihan pak zulfikar..

Posting Komentar
 
Info Bungo : Tentang Kami | Maklumat | Disclaimer | Kontak | Komentar | Info Donasi | Surat Terbuka | Your Link
Copyright © 2009 - 2015. Info Bungo - Some Rights Reserved
Template Created by Creating Website >>
>>