Headlines News :
Home » , , » Murni Dirampok dan Dibuang ke Sungai, Berikut Kronologisnya

Murni Dirampok dan Dibuang ke Sungai, Berikut Kronologisnya

Written By Admin on Sabtu, 06 April 2013 | 06.45


Korban saat menjalani perawatan.
Korban saat menjalani perawatan.
MUARA BUNGO - Murni (37), warga BTN Cadika, Kecamatan Rimbo Tengah, Kabupaten Bungo, dirampok, Kamis (4/4) sekitar pukul 5 sore. Pelaku berjumlah 3 orang, salah satunya adalah teman korban.

Kepada Metrojambi.com, Murni menceritakan kronologis kejadiannya. Awalnya, pada Kamis (04/04) sore, dirinya mengantar anaknya yang masih duduk di bangku SMP pergi les tambahan. Pada saat itu, korban dihubungi Heri, temannya. 

Heri meminta Murni menemuinya di simpang samping Kodim, Pasar Bawah Muara Bungo. Karena sudah mengenal pelaku, Murni bersedia menemuinya.

Heri meminta diantar ke rumah orangtuanya di Kelompok Tani. Namun, sesampainya di simpang Dusun Kelompok Tani, pelaku malah membelokkan mobil ke arah Simpang Babeko, Rimbo Ilir. Heri beralasan orang tuanya saat itu sedang ada di masjid dan belum pulang ke rumah. "Waktu itu, saya tidak curiga sama sekali, kalau Heri akan melakukan niat jahat kepada saya,” ungkap Murni.

Sesudah itu, dari simpang Babeko, mobil kembali ke arah Bungo. Bukannya langsung ke rumah orang tua Heri, pelaku malah memberhentikan mobilnya di depan pabrik air Minum Aguen dan tiba-tiba memukul kepala murni bagian belakang korban.

Mendapat pukulan itu, Murni mengaku melawan. Karena, melihat korbannya melawan, pelaku langsung mengeluarkan pisau dan mengancam korban untuk diam tidak melakukan perlawanan. “Saya terus melawan dan berusaha untuk merebut pisau hingga tangan saya mengalami luka,” kata Murni.

Melihat korban terus melakukan perlawanan, pelaku kembali memukul kepala korban dan mencekik lehernya hingga pingsan. “Saya dicekik hingga pingsan dan saya tidak ingat apa-apa lagi,” imbuhnya.

Heri kemudian membawa Murni kembali ke arah Muara Bungo. Sesampainya di depan masjid agung, korban sadar dari pingsannya dan kembali melakukan perlawanan. Melihat korbannya sadar dan kembali melakukan perlawanan, pelaku langsung mengarahkan pisau ke perut korban yang sudah dalam keadaan tangan terikat.

“Di situ saya tidak bisa berbuat banyak lagi, karena tangan saya dalam keadaan terikat dan mulut saya dilakban. Di situ juga dia memanggil kawannya untuk membantunya,” ujar Murni.

Murni yang saat itu dalam keadaan terikat dan seluruh tubuhnya dilakban hanya bisa pasrah dengan keadaanya. Namun dia masih dalam keadaan sadar dan dirinya dibawa ke arah Tebo bersama dua teman pelaku. “Pada saat itu teman pelaku mengatakan, dibuang saja ke sungai, yang mengira saya dalam keadaan pingsan,” jelasnya.

Sepanjang perjalanan, korban mengaku setiap ada sungai pelaku memberhentikan mobilnya dan bermaksud untuk membuang korban. Namun korban dibuang setelah tiba di Taman Lindung Bukit Sari, Sungai Bengkal, Tebo, yakni di jurang yang berkedalaman sekitar 15 meter dari atas jembatan.

Pada saat itu, pelaku mengira korban dalam keadaan pingsan langsung dan langsung menendang korban ke dalam jurang yang didalamnya terdapat sungai dengan kondisi terikat oleh lakban. “Sebelum saya dibuang, para pelaku berusaha memasukan saya ke dalam koper, namun karena tidak muat, korban langsung menendang saya kedalam sungai,” sebutnya.

Dalam keadaan terikat, korban tidak bisa untuk menyelamatkan berbuat apa-apa ketika berada di dalam jurang tersebut, dan sempat hanyut sekitar dua kilo meter, sebelum akhirnya tersangkur ranting.

“Pada saat itu sekitar pukul 23.00 WIB, dan dengan sisa-sisa tenaga, saya berusaha untuk ke pinggir sungai, dan alhamdulilah berhasil,” ungkapnya.

Setelah berhasil keluar dari jurang tersebut, korban berjalan mencari pertolongan warga sekitar. Namun upaya tersebut cukup lama, karena sekitar pukul 3 dini hari baru mendapatkan pertolongan dari warga sekitar. “Saat itu saya beberapa kali menyetop mobil yang lewat, mungkin karena saya dalam kedaan masih terikat makanya mobil tidak mau berhenti,” katanya.

Sesampainya di perkampungan, warga sekitar langsung membawanya ke Puskesmas terdekat untuk memberikan pertolongan medis kepada korban. Warga sekitar juga menghubungi pihak keluarga yang berada di Bungo.

Kemudian, oleh keluarga korban, akhirnya korban dibawa ke RSUD Muara Bungo, dan hingga saat ini pelaku yang berhasil melarikan mobil dan barang berharga korban belum ditemukan. 

Reporter : Kholistiono

Sumber: http://www.metrojambi.com

Ad BelajarInggris.net Tempat Kursus Bahasa Inggris Online cepat dan Mudah tanpa grammar Full Conversation / Percakapan Bersertifikat
Share this post :
 
Info Bungo : Tentang Kami | Maklumat | Disclaimer | Kontak | Komentar | Info Donasi | Surat Terbuka | Your Link
Copyright © 2009 - 2015. Info Bungo - Some Rights Reserved
Template Created by Creating Website >>
>>