Headlines News :
Home » , , » DPRD Bungo Ngotot Kroscek Data Honor K2

DPRD Bungo Ngotot Kroscek Data Honor K2

Written By Admin on Rabu, 24 April 2013 | 07.26

MUARABUNGO — Meski Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Bungo, M Yusuf, menyatakan tidak ada manipulasi data terkait penetapan jumlah tenaga honorer K2 yang lulus beberapa waktu lalu, namun Komisi I DPRD Bungo tetap akan melakukan kroscek terhadap proses penetapan honorer K2 tersebut.
Ketua Komisi I, Almahfuz ketika dimintai tanggapan terkait ungkapan Kepala BKD Bungo itu, membantah beberapa fraksi di DPRD Bungo menuding BKD. Mereka hanya menduga, karena ada kejanggalan dalam penetapan itu, sesuai pengaduan yang masuk.

Politisi Partai Golkar ini mempertanyakan pernyataan Kepala BKD yang mengatakan hanya kesalahan menuliskan nama kecamatan saja, yang seharusnya Pelepat Ilir tapi tertulis Pelepat.

“Kenapa setelah keluar pemberitaan di koran baru dibantah ? Padahal waktu hearing dulu kami sudah minta datanya, namun tidak diberikan,” tutur Almahfuz.

Namun sambungnya, pihaknya yang memiliki wewenang pengawasan bukan hanya memegang kejanggalan itu saja, melainkan ada hal lain yang bisa memperkuat dugaan adanya manipulasi terhadap kelulusan 175 honorer K2, seperti yang sudah diumumkan.

“Ada honorer yang lulus K2 usianya sudah diatas 35 tahun. Padahal secara aturan tidak bisa lagi diangkat menjadi CPNS. Ada juga yang telah mengabdi dari tahun 2005 hingga sekarang tidak pernah putus, tapi tidak lulus. Kasihan kita melihatnya. Ini sangat krusial, karena satu-satunya harapan honorer komite untuk menjadi PNS. Kalau sudah gagal di seleksi bahan K2, pupuslah harapan mereka,” ujar Almahfuz.

Di samping itu, beberapa honorer dari 230 orang yang ikut seleksi bahan K2 hanya karena tidak lengkap persyaratan yang sifatnya tidak fatal, tidak lulus. Kesalahan seperti kop surat, stempel dan legalisir ijazah seharusnya bisa diperbaiki. Sifatnya bukan penentu, keculai kalau tidak mencukupi masa pengabdian.

“Intinya kami tidak akan menerima laporan dan pengaduan yang tidak berdasar. Hari ini data honorer sedang dikroscek oleh pemda. Jika sudah selesai kami akan minta datanya guna mengambil langkah selanjutnya,” pungkas Almahfuz. (infojambi.com/MUB)
Sumber: http://www.infojambi.com
Ad BelajarInggris.net Tempat Kursus Bahasa Inggris Online cepat dan Mudah tanpa grammar Full Conversation / Percakapan Bersertifikat
Share this post :
 
Info Bungo : Tentang Kami | Maklumat | Disclaimer | Kontak | Komentar | Info Donasi | Surat Terbuka | Your Link
Copyright © 2009 - 2015. Info Bungo - Some Rights Reserved
Template Created by Creating Website >>
>>