Headlines News :
Home » , » 16 April Data KII Dikirim ke BKN

16 April Data KII Dikirim ke BKN

Written By Admin on Selasa, 09 April 2013 | 12.27

MUARA BUNGO – Jika tidak ada halangan, tanggal 16 April nanti, nama-nama honorer K II yang telah dilakukan uji public selama tiga pekan oleh badan kepegawaian dan diklat (BKD) Bungo akan dikirim ke Badan Kepegawain Nasional (BKN) pusat.

Hal tersebut diungkapkan Kepala BKD Kabupaten Bungo, M. Y
usuf saat dikonfirmasi harian ini, kemarin.

“Setelah jadwal habis, nanti akan kita kirim kembali ke BKN,” ujarnya, saat dikonfirmasi harian ini via ponselnya, Minggu (7/4).

Menurutnya, 175 orang yang telah diumumkan beberapa hari yang lalu masih dilakukan uji public. Pengujian itu agar masyarakat dapat memberikan respon terhadap daftar tenaga honorer K II tersebut.

Dari 175 nama yang diumumkan itu, diaukinya, belum ada masyarakat yang konflain terkait hal itu. Kecuali honorer yang belum dimasukkan menjadi K II.

“Kalau yang konflain mengapa nama mereka tidak masuk honorer K II banyak,” akunya. Namun dijelaskannya, pihak BKD bukan sebagai penentu berkaitan penetapan nama-nama honorer K II yang harus lolos.

“Yang verifikasi bukan kita. Kalau ditingkat Kabupaten langsung Inspektorat, kemudian diverifkasi lagi di BKN. Jadi, kita tidak tahu masalahnya mengapa, kita hanya mengusulkan nama-nama saja,” paparnya.

Kemungkinan dikatakan dia, bagi honorer yang tidak termasuk honorer K II, masih ada persyaratan yang kurang atau masa tugas mereka belum mencukupi. “Tidak mungkinlah kita bermain-main dalam masalah ini,” sebut Yusuf.

Sebelumnya, terkait masalah penerimaan honorer K II ini, nama BKD Bungo, M. Yusuf sempat dicatut salah satu oknum yang tidak bertanggung jawab.

Oknum tersebut meminta sejumlah uang untuk meloloskan nama-nama mereka agar menjadi honorer K II. Uang yang dipinta bervariasi, mulai dari Rp 15 juta hingga Rp 20 juta. Yusuf mengakui namanya dicatut tersebut. Akan tetapi, dia membantah hal itu.

“Benar itu, saya beberapa kali ditelpon masyarakat yang kebetulan kenal dengan saya. Mereka menanyakan apakah benar saya meminta sejumlah uang kepada nominatif,” katanya.

Lanjutnya, oknum yang meminta uang tersebut dengan besaran mulai dari Rp 15 juta hingga Rp 20 juta. Uang tersebut, diakui oleh oknum akan digunakan untuk mengamankan namanya pada nominatif  K II. Sebab, tahapan K II masih ada beberapa tahap, yang memungkinkan beberapa nama yang masuk bisa tidak masuk lagi pada tahap selanjutnya.
“Katanya uang itu untuk mengamankan nama yang masuk. Manalah bisa, kita (BKD Bungo) hanya bersifat pemberkasan, untuk yang menentukan BKN Pusat,” ujarnya.(jpnn)

Sumber: http://www.bungoteboekspres.com
Ad BelajarInggris.net Tempat Kursus Bahasa Inggris Online cepat dan Mudah tanpa grammar Full Conversation / Percakapan Bersertifikat
Share this post :
 
Info Bungo : Tentang Kami | Maklumat | Disclaimer | Kontak | Komentar | Info Donasi | Surat Terbuka | Your Link
Copyright © 2009 - 2015. Info Bungo - Some Rights Reserved
Template Created by Creating Website >>
>>