Headlines News :
Home » , » Sekolah Paksa Siswa Beli Buku Paket

Sekolah Paksa Siswa Beli Buku Paket

Written By Admin on Kamis, 28 Maret 2013 | 21.13


MUARABUNGO – Para orang tua murid di kabupaten Bungo banyak mengeluh. Pasalnya, sekolah tempat anaknya belajar banyak memberlakukan pembelian buku paket. Selain dengan jumlah yang tidak sedikit, harga setiap buku yang dijual juga tidak murah. Bahkan menurut pengakuan orang tua wali murid, dalam satu tahun, dirinya harus mengeluarkan kocek hingga Rp 1 juta untuk memenuhi kebutuhan buku bagi anaknya.
“Kalau sebanyak ini tentu kami sangat keberatan. Dimana katanya program sekolah gratis yang didengungkan oleh pemerintah selama ini,” ungkap, salah seorang tua murid yang mengaku anaknya sekolah di SMPN 3 Muara Bungo dan tidak mau namanya diungkapkan.
Dengan jumlah yang begitu besar katanya, dirinya mengaku sangat keberatan. “Tidak semua orang tua yang anaknya sekolah ini mampu membeli buku semahal itu,” sungutnya.
Senada dengan itu juga diungkapkan oleh orang tua siswa yang tinggal di Sungai Kerjan, kecamatan Bungo Dani. Menurutnya, pembelian buku itu diakuinya dilakukan dengan keadaan terpaksa.
“Mau bagaimana lagi, kalau tidak dibeli, anak saya tidak bisa mengikuti mata pelajaran itu,” sesalnya, yang juga meminta namanya tidak disebutkan.
Persoalan ini juga terungkap saat rapat lengkap bupati dengan seluruh kepala SKPD dan camat yang dilakukan di ruang utama kantor bupati belum lama ini.         Camat Bungo Dani, Shobraini yang mejadi juru bicara camat di hadapan Bupati, Wabup dan Sekda, juga mengakui adanya keluhan orang tua murid tersebut.
“Memang banyak orang tua murid menyampaikan keluhan itu kepada saya Pak. Kata mereka satu buku itu dijual dengan harga dari Rp 70 ribu hingga ada yang capai ratusan ribu,” sebut Shobraini.
“Anehnya Pak, dengan harga yang tidak murah itu, buku itu tidak bisa lagi dipakai pada tahun berikutnya. Jadi hanya dalam satu tahun itu saja bisa digunakan. Tahun depan lain lagi bukunya,” cetusnya.
Bupati Bungo yang memimpin langsung pertemuan itu meminta kepada dinas pendidikan untuk  dapat menyelesaikan persoalan itu.
“Tolong Dinas Pendidikan itu diselesaikan dan dituntaskan habis,” tegas bupati.
Hardius, Sekretaris Dinas Pendidikan Bungo yang hadir dalam pertemuan itu mengatakan pihaknya tidak memberikan rekomendasi kepada guru maupun sekolah untuk menjual buku kepada siswa.
“Guru tidak dibenarkan mengedarkan buku di sekolah. Bagi siswa yang ingin membeli buku, silahkan datang ke salah satu tempat,” ungkapnya yang tidak menyebutkan dimana tempat dimaksud.(infojambi.com/ARI)

Ad BelajarInggris.net Tempat Kursus Bahasa Inggris Online cepat dan Mudah tanpa grammar Full Conversation / Percakapan Bersertifikat
Share this post :
 
Info Bungo : Tentang Kami | Maklumat | Disclaimer | Kontak | Komentar | Info Donasi | Surat Terbuka | Your Link
Copyright © 2009 - 2015. Info Bungo - Some Rights Reserved
Template Created by Creating Website >>
>>