Headlines News :
Home » , , » Caleg Terpilih DPRD Bungo Jambi Tolak Tes Darah

Caleg Terpilih DPRD Bungo Jambi Tolak Tes Darah

Written By Admin on Minggu, 31 Mei 2009 | 19.46

Minggu, 31 Mei 2009 | Jawa Pos
MUARABUNGO - Belum lagi resmi dilantik sebagai anggota DPRD, para caleg terpilih DPRD Bungo, Provinsi Jambi, mulai berulah. Mereka yang akan menjadi wakil rakyat selama periode 2009-2014 itu menolak aspirasi rakyat agar diadakan tes darah.

Sejumlah caleg dan pimpinan partai politik (parpol) terang-terangan menentang. Dalihnya, tidak ada dasar hukum yang mengatur hal itu.

Salah seorang yang menolak adalah Ketua DPC Partai Indonesia Sejahtera (PIS) Taspari. Dia berdalih, berbagai tes dilakukan sebelum masa pencalegan. Karena itu, menurut dia, tidak ada gunanya tes lagi. ''Pada waktu itu seluruh caleg ikut tes general checkup, tes urine, tes darah, juga tes lain," tegasnya.

Dia juga berdalih, tidak ada undang-undang pemilu maupun peraturan KPU yang mengatur hal itu. ''Saya tidak akan merekomendasi caleg terpilih saya untuk ikut tes itu," ujarnya.

PIS, kata Taspari, melihat semua tahap pemilu sudah dilaksanakan. Seharusnya pada waktu pencalonan ditanggapi setelah masa tanggapan berlangsung. ''Pada waktu itu ada masa tanggapan kalau memang benar terindikasi ada yang tidak benar. Padahal, semua sudah dinyatakan sehat jasmani dan rohani, kenapa harus dites ulang," tuturnya.

Ketua DPC PDIP Halilintar juga menyatakan tidak akan tunduk pada permintaan tersebut. Caleg terpilih DPRD Bungo itu menyatakan tidak akan ikut dalam tes darah tersebut.

Dia mempersilakan pihak yang menyelenggarakan tes darah itu untuk melaksanakan niatnya. ''Saya tidak akan pernah mengikuti itu. Silakan itu dilaksanakan. Kalaupun dengan tidak ikut tes darah ini bisa menghalangi saya, kami upayakan yang lain. Kami mempertanyakan apa dasar hukumnya menyelenggarakan ini, kemarin sudah kami ikuti dan dinyatakan sehat jasmani serta rohani," tegasnya.

Pernyataan menolak juga disampaikan Ketua DPC Partai Gerindra Zulkifli Yaman. Dia menyatakan tidak akan pernah merekomendasi dua caleg terpilih Gerindra untuk ikut. ''Aturan perundang-undangan tidak ada. Kenapa harus diikuti, saya tidak merekomendasi kedua calon terpilih dari Gerindra ikut tes darah itu," ujarnya.

Menurut Zulkifli, semua caleg yang ikut dalam pemilu sudah mengikuti tes fisik maupun mental. Mulai tes urine, darah, hingga mental sudah dilakukan. ''Tidak ada aturan yang mengikat soal tes ini," tandasnya.

Caleg terpilih Gerindra Hambali mengatakan bahwa tes darah itu memang merupakan permintaan masyarakat, pada prinsipnya dia sangat mendukung. ''Syaratnya, semua pejabat di Bungo bersama anggota DPRD yang bakal keluar ini ikut dites," ujarnya.

Tidak semua anggota dewan terpilih itu menolak. Ketua DPC Partai Hanura Andriansyah yang juga caleg terpilih DPRD Bungo menyatakan, kalau memang benar-benar caleg terpilih itu tidak bermasalah, kenapa harus takut. ''Pada prinsipnya kami mendukung aspirasi masyarakat," ujarnya.

Dia menambahkan, permintaan masyarakat hendaknya diperhatikan. Sebab, keinginan masyarakat, baik LSM maupun mahasiswa, merupakan suara yang mereka berikan kepada anggota DPRD terpilih itu. ''Mereka ingin tahu apakah benar anggota DPRD terpilih itu bersih. Yang jelas, ide ini sangat brilian. Mungkin hanya di kabupaten ini yang melaksanakannya," jelas Andri.

Syarkoni Syam, caleg terpilih dari Partai Golkar, juga mendukungnya. ''Secara pribadi saya mendukung tetapi kalau institusi belum tahu. Kalaupun memang di dalam aturan tidak ada yang menyebutkan soal tes darah, ini kan keinginan masyarakat. Perlu tahu, suara masyarakat adalah suara Tuhan. Maka, bupati dan KPU harus mengikuti permintaan itu. Apalagi, dampak positifnya luar biasa," jelasnya. (ado/jpnn/ruk)

Sumber: www.jawapos.com

Sarang Semut Papua - Herba Anti Kanker No. 1!
Share this post :
 
Info Bungo : Tentang Kami | Maklumat | Disclaimer | Kontak | Komentar | Info Donasi | Surat Terbuka | Your Link
Copyright © 2009 - 2015. Info Bungo - Some Rights Reserved
Template Created by Creating Website >>
>>