Headlines News :

Info Populer

Nawawi Diterkam Buaya

BUNGO, Warga unit delapan Rimbo Bujang, Kabupaten Tebo, Selasa (18/6) sekitar pukul 1.00 WIB dibuat geger. Pasalnya, salah seorang warganya, Nawawi (45) diterkam buaya saat mencari ikan di Sungai Alai. Beruntung korban tidak dibawa kabur oleh buaya tersebut, korban hanya mengalami luka pada bagian bahu dan pipi sebelah kiri. 

Dia mengakui, tidak ada firasat atau tanda-tanda buaya ada disekitar dirinya dan teman-temannya pada saat mencari ikan dan sebelum mencari ikan. 

"Aku sedang nembak ikan bersama kawan-kawan, tibo-tibo aku diserang oleh buaya," pungkasnya, saat dikonfirmasi sejumlah wartawan di rumah sakit hanafie sambil menunggu proses operasi yang dilakukan, tadi siang. 

Setelah diterkam oleh buaya, dikatakan Nawawi, senter yang digunakannya untuk mencari ikan sempat lepas, beruntung Nawawi tidak habis akal, sebab, dirinya yang telah cidera oleh buaya masih sempat untuk mintak tolong dengan temannya yang tak jauh dari insiden tersebut. Enam orang teman korban yang mendengarkan teriakan Nawawi langsung menghampirinya, sedangkan buaya yang menerkam korban langsung kabur. (sumber: jambi ekspres)

Sumber: http://jambiupdate.com/artikel-nawawi-diterkam-buaya.html 

Siapkan Pengganti RSBI

MUARA BUNGO - Pemerintah Kabupaten Bungo, melalui dinas Pendidikan (Disdik) Bungo berwacana segera mengganti sistem rintisan sekolah bertaraf internasional (RSBI) yang telah dihapus, diganti dengan sekolah berkualitas yang memiliki keadilan merata kepada semua kelompok masyarakat.

Hal ini dikatakan kepala disdik Bungo, melalui Hardius, sekertaris dinas saat ditemui di ruang kerjanya belum lama ini. Katanya pengganti RSBI sekolah akan di kwalifikasikan menjadi sekolah bertingkat A B dan C. Namun tetap sekolah berkualitas tidak dijadikan sekolah yang hanya didominasi anak cerdas dan berduit.


"Selama ini sekolah belum ada tingkatan kwalifikasinya, namun tahun depan akan diterapkan, kwalifikasi. Ini juga bertujuan untuk membedakan bantuan pemerintah dalam berbagai programnya,” terang Hardius.

“Sistem sekolah berkwalitas ini mencakup segala aspek, menuju Bungo cerdas 2016, pengganti RSBI,” ujaranya.

Lanjutnya, pemerintah juga harus bersama-sama untuk mendefinisikan apakah itu sekolah berkualitas, dengan skema lebih adil dan demokratis, karena selama ini beranggapan sekolah yang maju dan berkwalitas hanya diisi orang-orang yang berduit.

“Sekolah berkualitas harus menampung siswa dari kalangan ekonomi manapun dan tingkat kecerdasan beragam, ini yang selama ini tengah kita upayakan,” papar Hardius.

Lanjutnya, sekolah juga bukan hanya mengumpulkan siswa pintar dengan siswa pintar lainnya, tetapi ada kelengkapan agar semuanya mendapatkan pendidikan yang merata sebagaimana system pendidikan nasional.

“Hak pendidikan yang maksimal, harus didapatkan tanpa membedakan status dan tingkatan ekonomi, dan jika perlu mereka semuanya tidak terbebani dengan biaya pendidikan,” pungkasnya.(aim)


Sumber Berita: 
http://www.bungoteboekspres.com/berita-siapkan-pengganti-rsbi.html

Ad BelajarInggris.net Tempat Kursus Bahasa Inggris Online cepat dan Mudah tanpa grammar Full Conversation / Percakapan Bersertifikat

Ambulance GERINDRA Tabrakan

MUARABUNGO – Kecelakaan lalulintas kembali terjadi dijalan lintas Bungo-Padang, kali ini yang bertabarakan adalah dua unit mobil Ambulance dengan satu unit toyota Fortune. Insiden tabrakan ini terjadi, jum’at siang kemarin (14/6) sekitar pukul 14.00 WIB, didepan rumah Makan Saiyo Muaro KM 10 arah Padang.

Menurut informasi yang diperoleh dari Satlantas Polres Bungo, kecelakaan maut ini terjadi saat mobil Fortuner yang dikenadari oleh warga Pelayang tiba-tiba berhenti mendadak, entah apa yang menyebabkan mobil mewah tersebut berhenti, karena mobil tersebut berhenti tidak menggunakan lampu sen, kendaraan yang berada dibelakang mobil tersebut, tidak menyadari kalau mobil didepannya berhenti.

Mobil ambulance Lubuk Landai yang berada dibelakang Fortuner tersebut menghantam mobil itu hingga penyok, seketika itu, mobil ambulance milik Partai GERINDRA  juga tidak bisa mengelak dan menghantam mobil ambulance Lubuk Landai.

Tabrakan beruntun ini tidak ada korban jiwa, namun kerugian akibat tabrakan tersebut diperkirakan puluhan juta.
Kasat Lantas Polres Bungo AKP Abilio Dos Santos membenarkan adanya tabrakan beruntun antara mobil fortuner, dan dua ambulance dijalan lintas, kini sopir mobil ini masih dalam pemeriksaan.

“Kita sudah memeriksa ketiga sopir mobil, kini semua unit kendaraan roda empat diamankan disatlantas Bungo,” terang Kasat yang menyebutkan kalau salah satu sopir tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).(cr1)  


Sumber Berita: 
http://www.bungoteboekspres.com/berita-ambulance-gerindra-tabrakan.html

PS Bungo Terancam Tidak Bisa Berlaga di Divisi I


ilustrasi sepakbolailustrasi sepakbola
MUARA BUNGO 
– Kondisi keuangan Persatuan Sepakbola (PS) Bungo yang berlaga di divisi I di Siak, Pekanbaru, yang berlangsung sejak 16 Juni mendapatkan gangguan. Anggaran yang ada di APBD Bungo 2013 tidak dapat dicairkan.
Beberapa pengurus PS Bungo bahkan mengatakan saat ini anggaran untuk mengikuti divisi I hanya tinggal beberapa puluh juta, karena digunakan untuk kepentingan diluar persepakbolaan.
Ketua PSSI Bungo, Ahman Fauzan, membantah anggapan itu. Katanya, tidak bisa dicairkannya anggaran untuk PS Bungo itu karena akta notaris PS Bungo bukan atas nama Pemda, melainkan atas nama perseorangan atau pribadi, yakni milik Syafli.
"Akta notaris PS Bungo itu bukan milik Pemda, tapi atas nama Syafli. Jika demikian, anggaran dari pemerintah tidak bisa diberikan kepada PS Bungo, meskipun anggaran tersebut sudah ada, tapi tidak bisa dicairkan," kata Fauzan.
Katanya, berdasarkan peraturan dari Badan Liga Amatir Indonesia (BLAI), seperti PS Bungo yang berlaga di divisi I, bersifat otonom dan secara structural memiliki akta notaris atau badan hukum.
"Club amatir sebenarnya bisa dibantu oleh pemerintah, tapi akta notarisnya juga harus bukan milik pribadi. Kan klub ini bisa dijual," papar Fauzan.
Jika mau mendapatkan anggaran dari pemerintah, katanya akta notaris juga harus sesuai dengan aturan dari pemerintah.
"Dengan kata lain, PS Bungo ini ya milik Pemda, bukan milik perseorangan. Karena, kalaupun dijual nantinya kan, dananya kembali ke pemerintah," imbuhnya.
Masih menurut Fauzan, tidak cairnya anggaran untuk PS Bungo, katanya juga terbentur dengan aturan dari pemerintah tersebut. 
"Dua bulan lalu kita sudah menyarankan agar akta notaris PS Bungo dirubah, tapi sampai sekarang belum saya terima," sebutnya.
Bahkan dirinya menyebut, jika PS Bungo memiliki tiga akta notaris. Yang pertama katanya pernyataan pengelolaan atas nama Sulaeman Ibrahim dan Syafli,  kemudian juga ada akta notaris yang berada di Jambi dan ada lagi katanya akta notaries yang berada di Jakarta tentang kepengurusan.
Ia katakan, untuk anggaran PS Bungo pada tahun 2013 ini, sekitar Rp. 370 juta, dan dana tersebut sudah turun dari Pemda, namun katanya tidak bisa dicairkan untuk PS Bungo, karena persoalan akta notaris.
Dirinya juga mengatakan, jika sebagian dana untuk PS Bungo telah digunakan untuk menambah kekurangan agenda Gubernur Cup yang sudah berlangsung beberapa bulan lalu.
"Yang terpakai untuk gubernur cup ada sekitar Rp. 200 juta," akunya.
Rencananya, dana tambahan untuk PS Bungo sendiri bakal dianggarkan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan nanti.
Sedangkan untuk anggaran Gubernur Cup, kata Fauzan hanya bersumber dari APBD Bungo, lebih kurang Rp. 300 Juta, sedangkan untuk  pemerintah Provinsi Jambi disebut tidak ada membantu.
"Anggaran Gubernur Cup hanya dari Pemkab saja, Provinsi Jambi tidak ada membantu. Makanya dana kita waktu itu kurang," sebutnya.
Sementara itu, wakil manajer PS Bungo, M Hilal membantah jika akta notaris PS Bungo atas nama pribadi, yakni Syafli.
"Itu sudah kita rubah, dulu memang iya, tapi sudah kita perbaiki dan PS Bungo ini sudah miliki masyarakat Bungo," tegasnya.
Hilal mengatakan, dengan tidak bisa dicairkannya anggaran untuk PS Bungo, kini PS Bungo dalam kondisi yang krisis financial. Sehingga, pengurus PS Bungo terpaksa harus melakukan iuran untuk memberikan support PS Bungo dalam berlaga pada divisi I, di Siak, Pekanbaru.
Dirinya mengakui tidak mengerti kenapa anggaran tersebut sampai tidak bisa dicairkan, padahal anggaran sudah ada.
"Jika yang jadi landasan adalah akta notaris, sekarang akta notarisnya sudah berubah," ungkapnya. (infojambi.com/BEK)
Sumber: http://www.infojambi.com/ij/olahraga/5927-ps-bungo-terancam-tidak-bisa-berlaga-di-divisi-i.html

Ad BelajarInggris.net Tempat Kursus Bahasa Inggris Online cepat dan Mudah tanpa grammar Full Conversation / Percakapan Bersertifikat

Belum Pernah dapat WTP. Bupati Targetkan Tahun Depan

MUARA BUNGO – Tak kunjung dapatnya opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) terhadap pelaporan keuangan Kabupaten Bungo dari Badan Pemeriksaan Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) diakui bupati Bungo sangat diinginkan olehnya.

“Kita pinginnya kedepan ini benar-benar diupayakan agar kita dapat WTP,” kata bupati Bungo, H. Sudirman Zaini saat diwawancarai sejumlah wartawan, Kamis (13/6).

Opini WTP dari BPK RI kata bupati sangatlah penting untuk melihat keberhasilan Pemda Bungo terhadap pengolahan dan pelaporan keuangan dan asset daerah. Terlebih opini tersebut adalah bentuk apresiasi dari BPK RI.
Sudirman Zaini, Bupati Bungo

Dijelaskannya, opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) yang diterima oleh Pemda Bungo terhadap pelaporan keuangan Pemda Bungo tahun 2012, bukan karena persoalan penggunaan uang daerah, melainkan persoalan asset.

“Yang paling banyak soal asset, kalau uang dan administasi, kita bahkan lebih baik dari daerah lain,” klaim bupati yang saat itu didampingi Sekda Ridwan Is.

Untuk diketahui, beberapa tahun terakhir, penghalang Pemda Bungo mendapatkan opini WTP dari BPK RI selalu saja persoalan asset yang menjadi kendala.

Ketika hal ini ditanyakan kepada bupati, apakah Pemda tidak serius dalam meyelesaikan persoalan asset yang sudah menjadi momok setiap tahunnya bagi pelaporan keuangan Pemda ke BPK RI, bupati membantahnya. Bahkan tim khusus yang menangani soal asset ini juga tak kunjung memperlihatkan hasil kinerjanya.

“Tidak, bukan tidak serius. Tapi mungkin saking banyaknya sehingga kita keteteran untuk menyelesaikannya,” sanggah bupati.

Dia mengatakan, pesoalan asset yang banyak menjadi masalah ini kebanyakan asset antara kabupaten Bungo dan Tebo yang sebelumnya satu kabupaten (Bungo Tebo), dan juga bantuan barang dari Pemprov Jambi.

“Ada banyak asset yang belum selesai antara Bungo dan Tebo. Bahkan dengan provinsi misalnya, bantuan kendaraan yang sudah lama-lama namun suratnya masih dipegang oleh Pemprov, ini menjadi persoalan menurut BPK,” kata bupati yang diamini Sekda.(ari)


Sumber Berita: 
http://www.bungoteboekspres.com/berita-belum-pernah-dapat-wtp.html
Ad BelajarInggris.net Tempat Kursus Bahasa Inggris Online cepat dan Mudah tanpa grammar Full Conversation / Percakapan Bersertifikat

Main Judi, Belasan Warga Padang Ditangkap.

MUARABUNGO – Mengaku hanya ingin mengisi waktu luang dan iseng-iseng, tindakan 13 warga Padang yang salah satunya adalah karyawan PT megasawindo Bungo ini harus berujung dengan pihak kepolisian. Syafri (43), Ali Amran (41), Ramli Husin (36), Jhony Yanrita (49),Herman (50), Ardiman (51), Erwin (38), Devis (38), Yusferi (48), Defriamsar (24), Darwin (46), Amrizal (55) serta satu karyawan PT Megasawindo Donsherdiman (45) ditangkap polisi Polres Bungo saat tengah asik menggelar perjudian didepan pabrik sawit Megasawindo.
Ilustrasi - Foto : merdeka.com

Lokasi yang dijadikan tempat judi tersebut adalah diwarung sekaligus tempat tinggal dari karyawan PT Megasawindo, polisi menggerebek belasan sopir tangki CPO ini. Berawal dari informasi yang didapat dari masyarakat, kalau diwarung depan PT Megasawindo kerap dijadikan tempat perjudian oleh belasan bahkan puluhan sopir tangki CPO Megasawindo.

Berdasarkan keterangan warga masyarakat tersebut, polisi langsung mendatangi lokasi kejadian, benar, ternyata belasan sopir asal Sumatera Barat Padang ini tengah menggelar pesta judi, beberapa lapak judi langsung digerebek polisi, saat penggerebekan, tidak satupun pemain judi yang bisa kabur, karena lokasi judi tersebut sudah dikepung oleh petugas polisi.

Selain mengamankan 13 pemain judi, polisi juga mengamankan barang butki berupa uang judi 190 ribu, kartu remi 2 lakon dan kartu cino alias koa beberapa lakon. Penggerebekan dilakukan sekitar pukul 23.00 WIB, selasa malam kemarin (11/6).

Kapolres Bungo melalui Wakapolres Kompol Romi membenarkan penagkapan 13 warga asal Padang yang sedang main judi didepan pabrik sawit PT Megasawindo, mereka semua diamankan dimapolres Bungo untuk mempertanggungjawabkan perbuatan mereka.

“ Kita mendapat informasi dari masyarakat, bahwa ada judi didepan Pabrik, kita langsung turun kelokasi, ternyata didalam warung ada beberapa lapak judi yang dimainkan oleh 13 orang yang semuanya sopir dan satu karyawan PT Megasawindo, kini semuanya kita tahan bersama barng bukti uang dan juga kartu judi,”terang Waka.

Waka juga menegaskan, kalau belasan tersangka judi ini akan dijerat dengan pasal 303 KUHP tentang Perjudian dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara.(cr1)


Sumber Berita: 
http://www.bungoteboekspres.com/berita-main-judi-belasan-warga-padang-ditangkap.html
Ad BelajarInggris.net Tempat Kursus Bahasa Inggris Online cepat dan Mudah tanpa grammar Full Conversation / Percakapan Bersertifikat

Pemerintah Yakin Rencana Kenaikan Harga BBM Mulus

Ilustrasi - Foto google.com
JAKARTA - Setelah melalui perdebatan selama delapan jam, akhirnya Pemerintah dan enam Fraksi di Badan Anggaran (Banggar-DPR) sepakat melanjutkan Rancangan Undang-Undang Anggaran Perencanaan Belanja Negara Perubahan (RAPBN-P) 2013 dibawa ke Rapat Paripurna DPR, Senin (17/6).

"Hari ini Banggar dan pemerintah berhasil menyepakati usulan RAPBNP  yang diajukan secara bulat oleh 6 dari 9 fraksi," ujar Menteri Keuangan, M Chatib Basri usai rapat di gedung Banggar DPR, Senayan, Jakarta, Sabtu (15/6) malam.

Fraksi-fraksi yang mendukung adalah Fraksi Demokrat, Golkar, PKB, PPP, PAN dan Hanura. Sedangkan sisanya sebanyak tiga fraksi menyetujui dengan catatan-catatan di beberapa pasal.

"Mereka yakni PDIP, PKS dan Gerindra menyatakan ketidaksetujuannya terhadap beberapa pasal," terangnya.

Mengenai pasal-pasal apa saja yang tidak disetujui, mantan kepala BKPM ini tak menjabarkan secara detail lantaran banyaknya pasal yang dibahas.

Chatib hanya mengungkapkan beberapa catatan yang paling banyak diberikan saat rapat berlangsung. "PKS sebanyak 11 catatan, PDIP 7 catatan dan Gerindra sebanyak 3 catatan," ujarnya.

Meski begitu, Chatib tetap optimis jika opsi kenaikan harga BBM ini bisa berjalan mulus pada hari Senin nanti. Pasalnya saat ini mayoritas fraksi telah menyetujui apa yang disodorkan pemerintah.

Bahkan kata dia, tiga fraksi hanya memberikan catatan, bukan menolak secara mutlak usulan pemerintah ini. Mengenai adanya kemungkinan deadlock pada paripurna nanti, dirinya mengaku enggan berandai-andai dan berspekulai.

"Saya tidak mau berandai-andai soal itu, kita lihat saja hari ini sudah ada 6 fraksi yang menyetujui," bebernya.

Hal senada juga dikatakan Ketua Banggar Ahmadi Noor Supit saat membacakan kesimpulan rapat.

"DPR dan 6 fraksi yaitu Demokrat, Golkar, PAN, PKB, PPP dan Hanura menerima secara bulat RUU APBNP 2013 sebagaimana yang dihasilkan dari pembahasan rapat kerja," ungkap Ahmadi.

"Sedangkan, fraksi PDIP, PKS dan Gerindra menyetujui RUU kecuali pasal-pasal yang diberikan catatan oleh tiga fraksi tersebut," imbuhnya. (chi/jpnn)

Sumber: http://www.jpnn.com/read/2013/06/15/177094/Pemerintah-Yakin-Rencana-Kenaikan-Harga-BBM-Mulus-

Ad BelajarInggris.net Tempat Kursus Bahasa Inggris Online cepat dan Mudah tanpa grammar Full Conversation / Percakapan Bersertifikat

Bungo TV Mulai On Air

MUARA BUNGO - Satu lagi media lokal kabupaten hadir di kabupaten Bungo. Bungo Televisi, kini bisa dengan mudah ditonton oleh masyarakat kabupaten Bungo untuk menyaksikan berbagai hal yang terjadi di kabupaten Bungo setiap harinya.
ILustrasi - foto: google.com

Bukan hanya masyarakat kabupaten Bungo, masyarakat kabupaten Tebo, Merangin dan bahkan Darmasraya (Sumbar) bisa menyaksikan berita-berita seputar kabupaten Bungo saat ini.

“Sudah beberapa hari ini kita on air,” kata Direktur Utama Bungo Tv, Mukhtadi Putranusa kemarin (14/6).

Untuk saat ini katanya, Bungo Tv memang belum bisa tayang dengan program-program yang regular. Pasalnya kata Muhktadi, pihaknya masih melakukan berbagai persiapan dan segala tekhnisnya.

“Kalau Tv kan memang butuh persiapan yang sangat banyak untuk mulai tayang itu. Mungkin puasa lah kita mulai tayang dengan regular,” paparnya.

Dalam rangka persiapan ini sambungnya, Bungo Tv baru mulai on air pada jam-jam tertentu mulai dari pukul 16.00 WIB, kemudia 17.30 dan 19.30 WIB dengan nama program News Lintas Bungo Sore dan Lintas Bungo malam.

“Bagi masyarakat yang mau nonton silahkanlah buka Tv pada jam-jam itu. Tapi gunakan antenna UHF dengan nomor frekuensi 40,” papar Mukhtadi lagi.

Katanya, Bungo Tv ini merupakan televisi kabupaten pertama di Indonesia. “Belum ada kabupaten yang memiliki Tv. Di Indonesia, ini (Bungo tv, red) adalah yang pertama,” tukasnya.(air)


Sumber Berita: 
http://www.bungoteboekspres.com/berita-bungo-tv-mulai-on-air.html
Ad BelajarInggris.net Tempat Kursus Bahasa Inggris Online cepat dan Mudah tanpa grammar Full Conversation / Percakapan Bersertifikat

Satu Sertifikat Rp 400 Ribu. BPN Tarik Biaya Prona.

MUARA BUNGO - Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Bungo menegaskan ada biaya yang harus dikeluarkan bagi siapa saja yang mendapatkan program nasional (Prona) sertifikat tanah. Hal ini diungkapkan kepala BPN Bungo, Istiqomah.
      
“Diperkirakan biaya untuk satu sertifikat prona itu dikenakan biaya Rp 400 ribu,” ungkapnya

Ilustrasi - Foto: jurnalberita.com
 belum lama ini.

Katanya, warga harus memahami bahwa dalam setiap penerbitan Prona itu juga membutuhkan biaya. “Itu untuk biaya berbagai kegiatan di lapangan seperti pengukuran tanah dan sebagainya,” ungkapnya.

Meksi demikian, pihaknya dapat memaklumi jika ada keluhan dari masyarakat terhadap biaya Prona yang harus dikeluarkan oleh setiap masyarakat yang ingin memperoleh sertifikat tersebut.

“Pasti masyarakat ingin yang gratis. Tapi nanti kita akan jelaskan apa keperluan dan kenapa harus juga dibayar agar semua masyarakat mengetahuinya,” timpalnya lagi.

Dikatakannya, selama ini Prona di berbagai daerah manapun pasti mengalami permasalahan yang sama, yaitu terkait biaya administrasi. “ Karena itu, masyarakat harus tau bahwa ada juga biaya yang harus dikelurkan,” tuturnya.

Oleh karena itu juga kata Istiqomah, dirinya berharap Prona yang dilaksanakan ditingkat dusun tidak lagi ada persoalan penarikan biaya pembuatan Prona.

“Jangan sampai pengurusan di tingkat dusun juga menarik biaya, karena ini tentua akan merugikan masyarakat dan mengakibatkan masalah,” tukasnya.(aim)


Sumber Berita: 
http://www.bungoteboekspres.com/berita-bpn-tarik-biaya-prona.html

Ad BelajarInggris.net Tempat Kursus Bahasa Inggris Online cepat dan Mudah tanpa grammar Full Conversation / Percakapan Bersertifikat

Bupati Bungo Keluarkan Perbup. Larang Keras Pungutan PSB.

MUARA BUNGO – Memasuki masa Penerimaan Siswa Baru (PSB) untuk tahun ajaran 2013/2014 di kabupaten Bungo, Bupati Bungo melarangan pungutan dalam bentuk apapun. H. Sudirman Zaini menegaskan jika pihak sekolah dilarang keras untuk melakukan pungutan kepada siswa baru dalam proses PSB nanti.

Bahkan untuk memperkuat larangan pungutan PSB itu, bupati bungo telah mempersiapkan dan dalam waktu dekat akan mengeluarkan Perbu larangan pungutan di PSB.

“Dalam dua hari ini Insyaallah Perbub-nya sudah selesai,” ujar Bupati kepada sejumlah wartwan saat ditemui di ruang kerjnya, Kamis (13/06).

Dengan adanya Perbub itu, nantinya diharapkan ada landasan pemerintah untuk menindak tegas kepada pihak sekolah yang masih bermain dalam proses PSB.

Dikeluarkannya Perbub itu menurut Bupati juga untuk memberikan motivasi kepada masyarakat agar anak-anak pada usia sekolah dapat melanjutkan pendidikan hingga jenjang yang tinggi. Karena tidak bisa dipungkiri, orang tua masih ada yang merasa berat ketika mendaftarkan anaknya ketika masuk sekolah.

“Masih banyak yang keberatan dengan biaya sekolah, oleh karenya kita berikan kemudahan dengan Perbub ini,” kata bupati.

Hal ini kata Bupati, karena beban biaya pada penerimaan siswa baru tidak jarang membuat orang tua harus berfikir dua kali untuk mendaftarkan anaknya di sekolah tertentu.

“Kasihan masyarakat kan, tidak semua orang tua itu mampu untuk menyekolahkan anaknya, apalagi dalam proses penerimaan siswa baru sudah dipungut biaya yang tidak sedikit,” papar bupati.

Untuk itu, dengan terbitnya Perbub tentang larangan pungutan pada PSB, mulai tahun 2013 ini tidak ada lagi pungutan dalam PSB, baik untuk formulir ataupun hal lainnya yang berkaitan dengan PSB.

“Kalau masih melakukan pungutan dari pihak sekolah, tentunya akan ada sanksinya. Mulai tahun 2013 dan selanjutnya tidak ada lagi namanya pungutan dalam PSB, baik untuk jenjang SD, SMP maupun SMA,” tegas bupati lagi.

Dirinya juga menghimbau kepada pihak Dinas Pendidikan, agar nantinya dapat mensosialisasikan kepada sekolah mengenai Perbub tersebut. Hal ini supaya pihak sekolah dapat menjalankan peraturan tersebut secara benar.

Bupati juga menghimbau kepada seluruh orang tua untuk melanjutkan pendidikan anaknya ke jenjang sekolah yang lebih tinggi. Terlebih pada tahun ini, jenjang pendidikan SMA sederajat juga akan mendapatkan dana Rintisan Bantuan Operasional Sekolah (RBOS) sebesar Rp 60 ribu per siswa.

“Kalau untuk tingkat SD dan SMP kan memang sudah ada. Tahun ini untuk tingkat SMA juga akan diluncurkan, namanya RBOS,” tukasnya.(ari)


Sumber Berita: 
http://www.bungoteboekspres.com/berita-larang-keras-pungutan-psb.html

Ad BelajarInggris.net Tempat Kursus Bahasa Inggris Online cepat dan Mudah tanpa grammar Full Conversation / Percakapan Bersertifikat

Hanura Layangkan Gugatan, Sebut KPU Keliru

LAYANGKAN GUGATAN : Azhar Mulia (paling kanan) bersama dua mantan komisioner KPU Provinsi Jambi beberapa waktu lalu. Pasca dinyatakan Azhar TMS sebagai Bacaleg, Hanura melayangkan gugatan ke Bawaslu. foto: www.jambiupdate.com
Terkait tidak lolosnya Azhar Mulia, Bacaleg nomor urut Hanura Dapil Bungo-Tebo oleh KPU Provinsi Jambi, Hanura akan melayangkan gugatan ke Bawaslu.

Sekretaris DPD Hanura Provinsi Jambi, Sony Zainul kepada sejumlah wartawan mengatakan, setelah dipelajari, KPU dianggap keliru menafsirkan aturan terkait pencoretan nama mantan Ketua KPU Provinsi Jambi tersebut.


“Saya sudah memanggil Azhar dan meminta berkasnya. Setelah dipelajari kami nilai tidak ada masalah. Makanya kami pastikan akan menggugat,” katanya.


Menurutnya KPU menganggap bahwa SK Azhar berakhir pada 24 Mei, sementara menurutnya SK pemberhentian tersebut pada 20 Mei.


“Sedangkan berkas Azhar kami masukkan pada 22 Mei dan tidak lagi menjabat sebagai anggota komisioner sehingga ia adalah warga negara biasa, berarti itu tidak melanggar. Semua berkas Azhar ada pada saya, mulai dari pengangkatan dia sebagai Anggota dan KetuaKPU bahkan pemberhentian semua saya pegang,” ujarnya.


Untuk itu, jika KPU bersikukuh untuk menggunakan aturan pencalonan bagi komisioner yang harus mengundurkan diri serta harus mendapatkan SK pemberhentian sebelum 9 April itu keliru. “Itu kalau dia anggota, masalahnya saat mendaftar Pak Azhar warga negara biasa,” tuturnya.
(sumber: jambi ekspres)

Sumber: http://www.jambiupdate.com/artikel-hanura-layangkan-gugatan-sebut-kpu-keliru.html
Ad BelajarInggris.net Tempat Kursus Bahasa Inggris Online cepat dan Mudah tanpa grammar Full Conversation / Percakapan Bersertifikat

Peringatan! Akibat Main HP, Tangki BBM Ini Meledak

Ilustrasi - foto: google.com
BUNGO--Ini peringatan buat kita semua. Dua karyawan perusahaan Karya Bungo Pantai Ceria Grup (PT. KBCP) Muara Bungo hangus terbakar di lokasi tambang batu bara. Keduanya terbakar akibat ledakan hebat tangki Bahan Bakar Minyak (BBM) di Dusun Rantau Pandan.

Informasi yang dihelat harian ini menyebut, insiden naas yang menimpa dua pekerja itu terjadi akibat korban menggunakan jaringan Handphone saat mengisi BBM. Sehingga mengakibatkan ledakan hebat.

Dua korban tersebut, Andi (25) dan Teguh (27), keduannya warga Rantau Pandan. Akibatnya, sekujur tubuh Andi mengalami luka bakar. Sedangkan Teguh, hanya menggalami luka bakar sebagian tubuhnya saja.

Insiden naas ini terjadi di tambang batu bara milik PT. KBPC, akhir pekan lalu. Akibat dari insiden tersebut, kedua korban Andi terpaksa dirawat di RSUD Hanafie Muara Bungo di ruang VIP B nomor 16. Sedangkan Teguh, dirawat di VIP B nomor 02.

Hanya saja, Andi, yang ditemui oleh harian ini di RSUD, tidak bisa dikonfirmasi lebih jauh terkait insiden naas itu. Dia (Andi, red) ditemani oleh orang tuanya. Orang tuanyapun mengaku Andi tidak bisa bercerita banyak tentang kejadian naas itu.

“Dia tidak bisa cerita apa-apa, karena luka bakarnya membuatnya tidak bisa ngomong,” ujar orang tua Andi.

Dari pantauan harian ini dilapangan, Selasa (11/6) bagian wajah Andi memang terbakar. Menurut keterangan orang tuanya, wajah Andi semula hitam akibat luka bakar. “Sebelum dikelupas oleh perawat, mukannya semua hitam, tapi setelah dikelupas hitamnya, sekarang ya kaya gini,” jelas orang tua Andi.

Sementara itu, Teguh yang berhasil ditemui bisa sedikit menceritakaan kejadian yang menimpannya. Menurutnya, seperti biasanya ia dan Andi bekerja dibagian BBM di PT KBPC memindahkan BBM jenis solar dari drum ke tangki. Saat memindahkan BBM tersebut, ia mengunakan handphone sebagai penerangan.

Tiba-tiba, tangki yang diisi BBM meledak. Diduga, ledakan tangki tersebut akibat adanya radiasi dari handphone yang mereka gunakan untuk penerangan. “Tiba-tiba saja meledak. Apinya langsung menyambar kami berdua (Andi dan Teguh, red),” ujar Teguh.

Lanjutnya, saat terjadi ledakan, dirinya masih bisa melihat api yang menyembur keatas. Saat iti, dirinya dengan Andi yang sudah terbiasa dengan kerjaannya tidak mengunakan safety yang lengkap. Akibatnya, keduanya mengalami luka bakar yang sangat serius.(fth)


Sumber: http://www.jpnn.com/index.php?mib=berita.detail&id=176482


Ad BelajarInggris.net Tempat Kursus Bahasa Inggris Online cepat dan Mudah tanpa grammar Full Conversation / Percakapan Bersertifikat

Cuaca Buruk, HBA Batal ke Bungo

JAMBI - Ikatan Muslim Kuamang Kuning (IMKK) menggelar acara peringatan pengajian akbar dan Isra Mi'raj Nabi Mumahhad SAW di Lapangan Desa Mulya Jaya, Kecamatan Pelepat, Kabupaten Bungo, Minggu (9/6). Seyogyanya, Gubernur Jambi Hasan Basri Agus (HBA) akan menghadiri acara ini.

Hasan Basri AgusRencananya, HBA bersama Sekda Syahrasadin dan Plt Ketua DPRD Provinsi Jambi Aswan Zahari akan berangkat ke Bungo menggunakan helikopter. Namun, karena cuaca di Kota Jambi tidak mendukung dan dikuatirkan penerbangan menggunakan helikopter tidak aman, HBA dan rombongan batal berangkat.

Akhirnya, Asisten II Sekda Provinsi Jambi, Havis Husaini, hadir di tempat acara mewakili gubernur. Ia berangkat terpisah menggunakan jalur darat ke Bungo. "Pak Gubernur, Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, dan Ketua DPRD Provinsi Jambi sedianya hadir dalam pengajian akbar ini dengan menggunakan helikopter, namun karena faktor cuaca di Kota Jambi, helikopter yang akan mereka gunakan tidak mendapat rekomendasi, beliau-beliau tidak bisa berangkat. Pak Gubernur menyampaikan salam hormat kepada IMKK dan seluruh masyarakat Kabupaten Bungo dan Kabupaten Merangin," ujar Havis kepada warga yang menghadiri acara.

Haviz Husaini mengatakan, gubernur berharap agar masyarakat senantiasa bisa memelihara bahkan meningkatkan kerukunan dan keharmonisan, serta saling bekerjasama untuk kebaikan.
Gubernur juga menghimbau masyarakat untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk memasuki puasa dan di Bulan Ramadhan.

Reporter : Muhamad Usman

Sumber: http://www.metrojambi.com/v1/metro/18991-cuaca-buruk-hba-batal-ke-bungo.html

Ad BelajarInggris.net Tempat Kursus Bahasa Inggris Online cepat dan Mudah tanpa grammar Full Conversation / Percakapan Bersertifikat
 

Foto-foto Muara Bungo

Info Bungo
Foto-Foto Kota Muara Bungo Sumber:www.bungophotography.blogspot.com
Info Bungo : Tentang Kami | Maklumat | Disclaimer | Kontak | Komentar | Info Donasi
Copyright © 2009 - 2013. Info Bungo - Some Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger