Headlines News :

Info Populer

Kurikulum 2013

Gedung Universitas Muaro Bungo Ternyata Masih Berstatus Pinjaman

JAMBIUPDATE.COM, MUARABUNGO - Gedung B Universitas Muara Bungo yang ditempati sebagai kantor Rektorat, Fakultas Ilmu Sosial Politik dan Fakultas Ekonomi ternyata masih status pinjaman dari Pemerintah Kabupaten Bungo.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Aset Daera (BPKAD), H Izudin, mengatakan gedung tersebut dahulunya adalah gedung pemuda. Namun, dipinjamkan saat kepemimpinan Zulfikar Ahmad.

"Pada tahun 2008 lalu Bupatinya bapak Zulfikar Ahmad, gedung tersebut dipinjamkan kepada UMB yang kala itu baru berdiri." Kata Izudin.

Jika suatu saat nanti, kata Dia, gedung tersebut dibutuhkan oleh Pemkab Bungo, maka tidak menutup kemungkinan bangunan tersebut akan ditarik. Namun bisa saja dihibahkan demi kepentingan pendidikan.

Dijelaskannya, selain UMB juga ada perguruan tinggi yang dibantu oleh Pemkab Bungo, baik itu berupa tanah maupun berupa uang, dengan tujuan memajukan pendidikan di bumi langkah serentak limbai seayun.

"Selain UMB juga ada perguruan tinggi yang dibantu oleh Pemkab Bungo, baik itu berupa tanah maupun berupa uang, dengan tujuan memajukan pendidikan di bumi langkah serentak limbai seayun," tutupnya.

Sumber : http://jambiupdate.com/artikel-sstt%E2%80%A6-gedung-universitas-muaro-bungo-ternyata-masih-berstatus-pinjaman.html

Aksi Pelemparan Batu Rawan di Jujuhan

MUARA BUNGO - Supir bus antar provinsi mengeluhkan sering terjadinya pelemparan batu ke kaca mobil di jalan Lintas Sumatra arah Padang, tepatnya di Kecamatan Jujuhan Kabupaten Bungo.

Bahkan pada malam takbiran idul fitri pada kamis (17/7) lalu, jumlah kaca mobil pecah akibat aksi pelemparan itu mencapai 5 unit. Kondisi inipun dikeluhkan oleh para supir.

Hengky, sopir bus Sitiung Trans saat ditemui mengatakan, di wilayah Jujuhan tersebut memang sering terjadi lemparan batu ke kaca mobil. Namun motif dari lemparan tersebut tidak diketahui, karena hampir seluruh PO bus antar Provinsi pernah kacanya pecah akibat lempararan batu.

"Dak tau apo masalahnyo bang. Waktu malam tabir kemaren kaco awak pecah keno lempar ban. Pas awak cerito di terminal dengan kawan-kawan taunyo ado 5 mobil bus pecah kaco keno lempar di Jujuhan malam tu,” tuturnya dengan nada kesal.

Dikatakannya, bahkan ada mobil yang hampir terbalik akibat sang supir terkejut saat mobil melaju kencang seketika kaca mobil pecah dan berserakan akibat lemparan batu. Pada saat melakukan pelempara, para pelaku katanya bersembunyi di semak-semak pinggir jalan.

Dikonfirmasi terpisah Kapolsek Jujuhan AKP Reza Andi Nova membenarkan adanya laporan dari supir terkait pelemparan batu pada beberapa waktu lalu. Setelah mendapatkan laporan, Polsek Jujuhan langsung melakukan patroli rutin setiap malam, baik menggunakan mobil patroli maupun mobil pribadi.

“Memang benar adanya laporan dari sopir tentang pelemparan kaca mobil beberapa waktu lalu. Kita sudah melakukan patrol rutin untuk mengantisipasi agar tidak terjadi lagi hal serupa,” tandas Kapolsek.

(ira)

Sumber : http://buteekspres.com/berita/detail/1539/aksi-pelemparan-batu-rawan-di-jujuhan/#.Vbld1mYxdoM

Kasus Perampokan : Uang Rp 50 Juta Berserakan di Jalan Raya Jujuhan Bungo

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO - Kawasan Jujuhan belakangan semakin tak aman. Kasus Fitrin dan Saor bukan kejadian pertama dalam rentang waktu dekat ini.

Per-9 Juli lalu, juga terjadi kasus dengan modus serupa. Korbannya bernama Anton (33), warga Rantau Panjang, dan Sofyan Hadi (35), warga Sirih Sekapur.

Keduanya juga dirampok di Jalan Lintas Sumatera. Uang tunai Rp 500 juta, untuk membayar getah karet yang juga baru saja dicairkan di Bank Mandiri Sungai Rumbai, disikat oleh para pelaku.

Kabar dihimpun Tribun, saat itu Anton dan Sofyan mengendarai mobil Mitsubishi Pajero Sport. Saat itu mereka sudah menempuh perjalanan sekitar 20 kilometer dari bank.

Merasa ada yang janggal dengan cara berjalan mobil bernomor polisi BH1256 K itu, mereka menepi di Jalan Lintas Sumatera Kilometer 57 Tukum Dua Sirih Sekapur. Ternyata ban kiri mobil mewah itu sudah kempes.

Yang mengejutkan, Anton dan Sofyan mendapati sebuah kawat berlubang tertancap di ban mobil. Saat itulah sebuah sepeda motor Yamaha Jupiter MX yang dikendarai dua pria berhenti di dekat pintu depan mobil.

Salah seorang pelaku dengan cepat merampas kantong plastik berisi uang Rp 500 juta di dalam mobil. Diduga karena disentak, kantong uang sobek dan sebagian uang berserakan di jalan.

Saat itu seorang warga Tukum Dua Sirih Sekapur bernama Riki, melintas di TKP. Ia terkejut melihat uang tunai swlekitar Rp 50 jutaan berserakan di jalan. Riki lalu langsung berteriak memberitahu kedua korban bahwa uang mereka dirampas.

Namun pelaku sudah terlanjur kabur jauh ke arah Muara Bungo. "Adik saya memang baru dari bank. Sepertinya sudah diikuti dari sana. Rencana mereka mau bayar karet di PT Starrubber. Yah, nasib lagi sial. Sisa sekitar Rp 50 juta lah," ujar Jufri, kakak korban.

Kapolsek Jujuhan AKP Reeza Andi Nova beberapa waktu lalu membenarkan adanya laporan kejadian ini. Ia mengatakan, dalam laporannya para korban mengatakan kejadian sekira pukul 14.00.

Reeza mengatakan hal seperti ini sangat rentan terjadi. Karena itu ia menyarankan agar meminta pengawalan aparat jika membawa uang dalam jumlah cukup banyak.

"Ia, ada laporannya. Ini sedang kita selidiki. Saran kami, mintalah bantuan petugas jika bawa uang. Itu penting agar lebih aman," ujarnya.

Sumber : http://jambi.tribunnews.com/2015/07/29/uang-rp-50-juta-berserakan-di-jalan-raya-jujuhan-bungo

Ini Dia 8 Tahapan Pilkada Bungo

JAMBIUPDATE.COM, MUARABUNGO - Ada depalan tahapan yang harus dilalui oleh kandidat calon bupati dan waki bupati Bungo yang akan mengikuti Pilkada 9 Desember mendatang.

Ini disampaikan oleh Ketua KPU Bungo Dailami Senin (27/7).

Tahapan itu yakni pendaftara pasangan calon 26-28 Juli, pemeriksaan kesehatan 26 Juli -1 Agustus, penelitian syarat pencalonan 28 Juli-3 Agustus, pemberitahuan hasil penelitian 3-4 Agustus, perbaikan syarat pencalonan 4-7 Agustus, penelitian hasil perbaikan 8-14 Agustus, penetapan pasangan 24 Agustus dan penggundian serta penggumuman nomor urut 25-26 Agustus.

“Untuk jadwalnya, H.Mashuri dan Syafarudin Dwi Apriyanto melakukan pemeriksaan kesehatan Rabu 29 Juli, sedangkan H.Sudirman Zaini dan Andriansyah Zulfikar Ahmad pada hari Kamis 30 Juli,“ paparnya.

Selain itu, Dailami juga menyampaikan terkait pelaksanaan kampanye, bahwa untuk kedua kandidat agar menyampaikan nama-nama tim penghubung ke KPU untuk berkoordinasi terkait materi kampaye pada alat peraga.

“Untuk jadwal kampanye dimulai 27 agustus hingga 5 Desember mendatang, jadi setiap pasangan calon agar menyampaikan nama-nama tim nya sebagai penghubung ke KPU, dan setelah itu pada tanggal 6-8 Desember masuk masa tenang, jadi saya harap semua kandidat pada masa tenang agar membersihkan semua alat peraga kampaye,“ tutupnya.

(hnd)

Sumber : http://www.jambiupdate.com/artikel-ini-dia-8-tahapan-pilkada-bungo.html

HAMAS - APRI Daftar ke KPU Bungo

MUARA BUNGO - H.Mashuri dan Safrudin Dwi Apriyanto (HAMAS-APRI) Senin (27/7) resmi mendaftar di KPU Bungo sebagai Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Bungo periode 2016 - 2021. Sebelum sampai ke KPU Bungo, HAMAS-APRI diarak keliling kota Muara Bungo yang dimulai dari Mesjid Agung Al Mubaraq Muara Bungo. 

Berikut adalah foto - foto kegiatan pendaftaran HAMAS-APRI ke KPU Bungo yang kami ambil dari akun Facebook Mashuri Bungo.

Oktober, Taman Kota Dibangun

MUARA BUNGO - Pemerintah Kabupaten Bungo merencakan menyulap eks terminal truk menjadi taman kota yang berlokasi di pasar bawah Muara Bungo.

Direncanakan pengerjaan proyek tersebut akan dilakukan pada bulan Oktober 2015 ini. Hal ini disampaikan oleh Kepala kantor Lingkungan Hidup (LH) Bungo, Darma Suardi. “Pengerjaannya sebelum pilkada nanti, diperkirakan pada bulan Oktober,” kata Darma kepada harian ini, Selasa (28/7).

Dikatakannya, belum dilakukannya pengerjaan taman kota yang diperkirakan membutuhkan biaya sebesar Rp 140 juta ini disebabkan masih melakukan lobi-lobi dengan pihak kontraktor/ rekanan. “Saat ini dalam proses, setelah ada keputusan siapa yang menang tender langsung dikerjakan,” ungkapnya.

Mengenai tempat bongkar muat barang, katanya, pihak Dishub Bungo telah menyediakannya yang berlokasi di belakang terminal SKB. “Tentu semua aktifitas yang ada disana bisa dipindahkan, karena menggangu. Untuk bongkar muat barang pindah ke SKB,” katannya.

Pembuatan taman kota itu, ia berharap masyarkat bisa bermain dan bersantai. Selain itu kota Bungo juga akan menjadi indah dengan adanya taman nantinya.

“Bisa menghilangkan penat disana, bisa juga mengerjakan tugas bagi mahasiswa atau pelajar, karena ditaman itu juga kita pasang WF,” tutupnya.

(tan)

Sumber : http://www.buteekspres.com/berita/detail/1524/oktober-taman-kota-dibangun/

Foto : buteekspres.com

Warga Kabupaten Bungo Mulai Krisis Air bersih

MUARA BUNGO - Sejumlah wilayah di Kabupaten Bungo saat ini mulai mengalami krisis air bersih, akibat musim kemarau. Untuk keperluan sehari-hari seperti mandi, mencuci, dan lain sebagainya, warga terpaksa memanfaatkan air air Sungai Batang Tebo, Batang Bungo, dan Batang Pelepat. 

Rahmi, ibu rumah tangga yang tinggal di Simpang Jambi saat dikonfirmasi mengatakan, saat ini ia harus ke Sungai Batang Tebo untuk mandi dan mencuci karena sumir yang biasa ia manfaatkan mengalami kekeringan. 

"Sudah dua minggu terakhir sumur tidak ada air. Makanya kami ke sungai untuk mandi dan mencuci," kata Rahmi. 

Meski saat ini kondisi air Sungai Batang Tebo tidak terlalu jernih, namun Rahmi tidak mempersoalkannya. Dikatakan Rahmi, mau tidak mau ia harus memanfaatkan air Sungai Batang Tebo karena ia tidak memiliki biaya untuk membeli air bersih. 

"Sebenarnya kami juga tidak mau mandi air keruh. Tapi mau diapakan lagi, kami tidak ada air di rumah," tandasnya. 

Pengakuan yang sama disampaikan Didik Darmadi, warga Perumahan BTN Lintas Asri. Saat ini, kata Didik, ia kesulitan mendapatkan air bersih untuk keperluan sehari-hari. 

"Saya terpaksa beli air PAM (PDAM, red), lantaran sumur kering,". Sebut Didik. 

Dikatakannya lagi, perumahan tempat tingganya hingga saat ini belum memiliki aliran PDAM. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, dirinya bersama warga yang lainnya terpasa mengunakan sumur.

"BTN kami tidak ada aliran PAM. Selama ini kami bergantungan kepada sumur untuk kebutuhan air, dan saat musim kemarau ini, sumur kami kering semua, dan susah untuk mendapatka air," pungkasnya. 

Penulis: Hamid
Editor: Ikbal Ferdiyal

Sumber : http://metrojambi.com/read/2015/07/26/2328/warga-kabupaten-bungo-mulai-krisis-air-bersih/

Foto : ilustrasi,  metrojambi.com

TPA Sementara Dialihkan di KM 11

MUARA BUNGO - Pasca penutupan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di dusun Tanung Menanti kecamatan Bathin II Babeko oleh warga beberapa waktu lalu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bungo, melalui Dinas Pertamanan Pengelolaan Pasar dan Kebersihan (DP3K) langsung memindahkan TPA yang berlokasi di KM 11 arah Bangko.

Kabid Pengelolaan kebersihan, Halfian Syofian mengatakan, pemindahan TPA itu hanya bersifat sementara. “Pembuangan sampah kita alihkan di camp Korea KM 11, tapi itu untuk sementara” katanya, Senin (27/07).

Mengenai kejelasan dimana TPA akan ditetapkan, ia mengatakan saat ini  Pemkab melakukan proses pembelian tanah yang sedang di urus yang berlokasi di Senamat. “Direncanakan tanah itu akan dibeli oleh Pemkab, masih sedang diurus,” katannya.

Sementara itu Pardede, Kasi Angkutan Sampah mengakui kesulitan dalam menangani sampah. Apalagi sebahagian masyarakat ada yang membuang sampah sebarangan, tidak pada tempatnya.

Sebagai paya agar masyarakat tidak melakukan hal tersebut, pihaknya telah menyediakan tempat-tempat sampah di berbagai titik yang menjadi keluhan masyarakat yang mengakibatkan terganggunya keindahan kota dan bau yang tidak sedap.

“Kita sudah menghimbau kepada masyarakat agar sampah-sampah rumah tangga dibuang ditempat yang sudah disediakan. mengenai beberapa titik tempat yang menjadi keluhan masyarakat akibat samapah, kita juga telah melarang masyarakat,” pungkasnya.

(tan)

Sumber : http://buteekspres.com/berita/detail/1507/tpa-sementara-dialihkan-di-km-11/#.Vbb81mYxdoM

AS tak Sempat Nikmati Hasil Kejahatannya

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Dedi N

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO - AS (25) pemuda yang tinggal di BTN Lintas Persada, Kota Bungo harus berurusan dengan aparat kepolisian. Ia diamankan atas kasus pencurian sepeda motor beberapa waktu lalu.

Tersangka diketahui melarikan sepeda motor korban atas nama Annisa. Saat warung korban sepi, pelaku masuk dan mengambil kunci sepeda motor korban.

Naas belum sempat menikmati hasil kejahatannya,AS keburu diamankan polisi. Ia di amankan tak lama setelah aksinya.

Dari tangan tersangka petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa satu unit speda motor vario techno, tiga pasang plat spedamotor dari hasil penggeledahan di kediaman pelaku dengan nomor berbeda.

Atas tindakannya, AS harus meringkuk di balik jeruji besi dan dijerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman maksimal 7 tahun penjara.

"Sedang dalam proses di polresta. Saat ini masih kita kembangkan kasus kedua tersangka," kata Kapolres Muara Bungo, melalui Kasat Reskrim Polres Bungo, AKP Ardi Kurniawan,  Jumat (24/7).

Sumbet : http://jambi.tribunnews.com/2015/07/24/as-tak-sempat-nikmati-hasil-kejahatannya

Foto : ilustrasi,  tribunjambi.com

Bansos dan Hibah Diperketat

JAKARTA, KOMPAS — Kementerian Dalam Negeri akan memperketat pengalokasian dan pencairan bantuan sosial dan hibah oleh pemerintah daerah. Ini karena peraturan yang menjadi pedoman pemberian bantuan sosial dan hibah dinilai belum cukup kuat untuk mencegah terjadinya penyelewengan.

"Permendagri (Peraturan Mendagri) Nomor 32 Tahun 2011 dan Permendagri No 39/2012 yang menjadi pedoman bantuan dan hibah di APBD akan direvisi," kata Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri Reydonnyzar Moenek, Jumat (24/7).

Salah satu poin yang akan dimasukkan dalam peraturan baru adalah membatasi besaran bantuan sosial (bansos) dan hibah di APBD. Pembatasan itu dengan melihat kapasitas fiskal setiap daerah.

Daerah-daerah yang kapasitas fiskalnya tinggi, boleh mengalokasikan bansos dan hibah dengan jumlah yang lebih besar daripada daerah yang kapasitas fiskalnya rendah.

Pembatasan itu penting karena Kemendagri melihat selama ini, tidak sedikit pemerintah daerah terlalu berlebihan menganggarkan dana untuk bansos dan hibah. Terlebih jika di daerah itu akan digelar pemilihan kepala daerah (pilkada). Alokasi bansos dan hibah sengaja diperbesar dan dicairkan mendekati hari pemungutan suara sebagai upaya meningkatkan elektabilitas petahana dalam pilkada.

Sementara alokasi dana di APBD untuk belanja wajib, seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur justru dinomorduakan. Seharusnya pemda mengalokasikan dana bansos dan hibah setelah 20 persen APBD dialokasikan untuk pendidikan, 10 persen untuk kesehatan, dan 30 persen untuk infrastruktur.

"Pemerintah daerah boleh mengalokasikan bansos dan hibah, tidak ada larangan untuk melakukan itu. Namun, belanja wajib harus tetap diprioritaskan dan terpenuhi dulu," katanya.

Selain pembatasan besaran bansos dan hibah, revisi peraturan harus bisa memastikan pencairan bansos dan hibah transparan dan akuntabel. Publik pun harus diberi ruang yang luas untuk bisa mengawasi setiap penggunaan bansos dan hibah.

Koordinator Indonesia Corruption Watch Ade Irawan mengatakan untuk mencegah penyelewengan hibah dan bansos guna kepentingan petahana menjelang pilkada, Kemendagri harus berani memasukkan larangan penganggaran untuk hibah dan bansos bagi daerah yang akan menyelenggarakan pilkada, di dalam revisi permendagri. Larangan itu tidak melanggar aturan karena hibah dan bansos tidak termasuk ke dalam belanja wajib.

Selain itu, revisi aturan harus bisa memastikan hibah dan bansos jelas penggunaannya dan tidak tumpang tindih. Perencanaan, pencairan, dan pertanggungjawabannya juga harus terbuka guna menghindari lembaga penerima yang fiktif. (APA)

Sumber : Harian Kompas,  25 Juli 2015.

PAN Dukung Hamas-SDA di Pilkada Bungo

MUARA BUNGO - Partai Amanat Nasional (PAN) akhirnya menyatakan dukungan kepada pasangan H Mashuri-Safrudin Dwi Aprianto (Hamas-SDA), untuk Pemilukada Bungo.

Dukungan tersebut disampaikan langsung oleh Mashuri, dalam acara deklarasi dan pengukuhan tim pemenangan, Kamis (23/7).

"Alhamdulillah, hari ini saya dan Syafrudin Dwi Aprianto mendapatkan dukungan dari PAN," teriak Mashuri saat berorasi di depan ribuan simpatisannya.

Setelah Mashuri menyampaikan informasi tersebut, terlihat Sekretaris DPD PAN Bungo, Zainuri, bersama kader PAN lainnya menaiki panggung sebagai bentuk dukungan kepada pasangan Hamas-SDA.

"Untuk rekomendasi masih di Jakarta. Kehadiran pimpinan PAN Bungo di deklarasi ini sebagai bentuk dukungan kepada kami (hamas-Apri red)," pungkas Mashuri.

Penulis: Hamid

Sumber : http://metrojambi.com/read/2015/07/23/2265/pan-dukung-hamassda-di-pilkada-bungo/

Foto : metrojambi.com

Hari Pertama Masuk, Sekolah Disidak

MUARA BUNGO- Paca libur bulan suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1436 H, pada 27 Juli mendatang semua Sekolah akan melaksanakan aktivitas normal kembali, diawali dengan pelaksanaan masa orientasi siswa baru (MOS) dan melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM).

 Untuk mengetahui kedisiplinan sekolah paca libur panajang, pemerintah kabupaten Bungo, melalui Dinas Pendidikan akan memeriksa satu persatu sekolah guna mengetahui apakah masih ada sekolah yang menambah libur atau malah sebaliknya melaksanakan KBM tepat waktu.

 Hal ini dikatakan Hasrizal, M. Si, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) kabupaten Bungo saat dikonfirmasi belum lama ini. “Hari pertama masuk, sekolah tetap akan kita perikasa, untuk mengetahui apakah ada yang melanggar aturan atau semua sekolah tertib,”ungkap Hasrizal.

 Hasrizal mengatakan, pihaknya mengharapkan jika pendidikan dilaksanakan tepat waktu, oleh karena itu semua ketentuan dan aturan harus dilaksanakan oleh semua pelaksana pendidikan, baik guru maupun siswa disemua Sekolah.

 “Kita berharap semua sekolah melaksanakan kewajibannya, sebagaimana tuas guru ya mengajar dan siswa mengikuti proses pendidikan,”katanya.

 Hasrizal menegaskan apabila kedapatan sekolah yang masih meliburkan diri, sesuai dengan surat edaran, maka pihaknya akan memberikan sanksi, sesuai dengan aturan.

 “Tujuannya untuk memberikan ketertiban, jiak masih ada sekolah yang membolos, maka akan kita berikan sanksi sesuai dengan yang telah ditetapkan pemerintah,”katanya.

 Terkait dengan proses pendidikan itu pula, Hasrizal juga mengharapkan pelaksanaan orientasi siswa bisa dilaksanakan dengan sebaik mungkin, mendidik dan mecerdaskan.

 “Intinya ajangan timbul masalah, semuanya harus dilaksanakan dengan baik,”pungkasnya.

(alm)

Sumber : http://buteekspres.com/berita/detail/1450/hari-pertama-masuk-sekolah-disidak/

Adik Kandung ZA Dukung Hamas

MUARA BUNGO - Pertarungan politik dalam pemilihan Kepala Daerah
(Pilkada) Desember mendatang di kabupaten Bungo semakin seru. Pasalnya H. Bahtiar, yang nota bene adik kandung Zulfikar Ahchad (ZA),
mendukung  H. Mashuri (Hamas)–Syafrudin Dwi Aprianto (Apri).
Mantan anggota DPRD Bungo priode 2004-2009 ini kepada ribuan
masyarakat Bungo di acara Deklarasi dan pengukuhan Hamas-Apri, di
Lapangan Puspa Ragam atau yang dikenal dengan lapangan Semagor, kamis (23/07) menyampaikan hal tersebut.

“Saya menyatakan mendukung Hamas-Apri untuk menjadi bupati dan wakil bupati mendatang,” kata Bahtiar dalam orasinya.
Menurutnya, selain mendapat amanat dari pengurus Organda provinsi dan pusat, dukungan itu memang datang dari penilaian dirinya yang
menganggap kenerja Hamas yang baik selama menjadi wakil bupati Bungo sejak 2011 lalu.

Atas dasar itulah, Bahtiar mengaku mendukung dan memenangkan
Hamas-Apri pada pertarungan politik bulan desember mendatang. Di
tengah-tengah ribuan masyarakat yang menyaksikan acara tersebut,
Bahtiar berteriak dengan semangat untuk mendukung Calon Bupati dan
Wakil Bupati yang dinilainya masih energic dan bersemangat.
“Hamas dan Apri ini masih muda, penuh semangat, dia (Hamas) tahan
berpidato di terik matahari. Mari kita dukung. Beliau ini lah yang
pantas untuk melanjutkan pembangunan kabupaten Bungo. Jangan kita
sampai berkhianat,” teriaknya.

(tan)

Sumber : http://buteekspres.com/berita/detail/1451/adik-kandung-za-dukung-hamas/
Foto : buteekspres.com

Calon Kepala Daerah Laporkan Harta Kekayaan

JAKARTA, KOMPAS — Komisi Pemberantasan Korupsi hingga Kamis (23/7) telah menerima pendaftaran laporan harta kekayaan penyelenggara negara dari 602 bakal calon kepala daerah/wakil kepala daerah. KPK akan memeriksa kelengkapan laporan itu, kemudian mengumumkannya kepada Komisi Pemilihan Umum dan publik untuk dapat dijadikan bahan pertimbangan dalam memilih.

Wakil Ketua KPK Adnan Pandu Praja dalam jumpa pers di gedung KPK, Jakarta, mengungkapkan, pihaknya telah membuka loket pendaftaran harta kekayaan untuk bakal calon peserta pilkada sejak 22 Juli hingga 7 Agustus mendatang. Undang-undang mengatur, pelaporan harta kekayaan adalah salah satu syarat administratif seorang calon untuk mengikuti pilkada.

Pada 22 Juli terdapat 272 bakal calon yang mendaftarkan laporan kekayaan. Pada 23 Juli terjadi penambahan 330 bakal calon. "Kami harapkan kejujuran para calon. Dan, jangan lupa bahwa itu semua akan diumumkan di papan pengumuman KPU," kata Adnan.

Dikatakan, semua yang disampaikan ke KPK setelah dicatat akan diumumkan agar bisa dijadikan pertimbangan pemilih. "Agar pemilih tidak memilih kucing di dalam karung. Publik bisa meng-cross-check apakah cocok antara kekayaan dan profil. Ini data pembanding atau referensi dalam memilih," katanya.

Terkait verifikasi kekayaan calon kepala daerah, Adnan mengungkapkan, KPK memerlukan waktu mengingat banyaknya laporan kekayaan yang diterima. KPK tak akan melakukan sesuatu yang bisa dianggap sebagai kampanye hitam (black campaign). KPK juga tidak dapat memberikan rekomendasi apa pun jika nantinya ditemukan hal-hal yang mencurigakan dalam laporan kekayaan calon ke KPU.

"Tolong diingat, KPK tidak mungkin melakukan sesuatu di tengah proses pilkada seolah berpihak kepada pihak tertentu atau melakukan black campaign. Ini perlu diperhatikan. Ini semata-mata administrasi pencalonan kepala daerah," ujarnya.

Kemarin, Adnan juga meminta publik mengawasi penggunaan dana bantuan sosial, dana desa, dan dana pembayaran siswa miskin oleh kepala daerah agar tidak disalahgunakan untuk kampanye. Seperti diketahui, kasus dugaan penyelewengan kasus bantuan sosial terjadi di Sumatera Utara yang berakhir dengan penangkapan tiga hakim PTUN Medan yang menyidangkan gugatan surat perintah penyidikan yang dikeluarkan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara.

Secara terpisah, komisioner KPU, Ida Budhiati, mengatakan, hasil verifikasi KPK terhadap laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) tidak akan memengaruhi status bakal calon terkait di kontestasi pilkada.

"Untuk memenuhi syarat pendaftaran, bakal calon cukup menyampaikan resi atau tanda terima dari KPK bahwa yang bersangkutan sudah melaporkan LHKPN-nya. Ini untuk mendorong budaya keterbukaan dan pertanggungjawaban calon kepada publik," katanya. (ANA/AGE)

Sumber : Harian Kompas,  24 Juli 2015
Foto: google.com

Pilkada Bupati Menghangat, SZ - AZ vs Hamas – SDA

MUARABUNGO —Hiruk pikuk masyarakat Kabupaten Bungo dalam mencari pemimpinnya selepas H. Sudirman Zaini dan H. Mashuri, memasuki babak baru. Hampir dipastikan muncul dua pasangan calon.

Bupati pertahana, Sudirman Zaini (SZ), dikabarkan akan berpasangan dengan Andriyansah. Sementara Mashuri (Hamas), wakil SZ sekarang, bakal berpasangan dengan Syafrudin Dwi Apriyanto (SDA).

Hamas - SDA lebih dulu menyatakan duetnya. Sedangkan SZ belum secara terbuka mengumumkannya. Ridwan Ibrahim (RI) secara terbuka kepada timnya menyatakan mundur dari Pilkada Bungo tahun ini.

Belum diperoleh data akurat partai politik pengusung masing masing calon. Hamas akan mendeklarasikan pencalonannya dalam waktu dekat dan mendaftar ke KPU Bungo pada 27 Juli nanti.

Komposisi ini sebelumnya sudah diprediksi oleh pengamat politik di Bungo, H. Dharmawan. Mantan Sekretaris KPU Bungo dan mantan Kepala Inspektorat Bungo ini yakin muncul tiga figur, yakni SZ, Hamas dan Andriyansah.

Hitung-hitungannya, SZ dan Hamas saat ini menjabat bupati dan wakil bupati. Sedangkan Andriyansah pernah menjabat Wakil Ketua DPRD Bungo, sekaligus Ketua DPD II Partai Hanura Bungo, yang juga putra mantan Bupati Bungo dua periode, H. Zulfikar Achmad.

Figur-figur lainnya, kata Dharmawan, harus berpikir cermat jika ingin maju dengan pola instan. Mereka akan sulit menyaingi ketiga figur tersebut, karena mereka punya modal sosial dan finansial yang cukup, serta trah yang masih melekat di hati masyarakat Bungo.

“Bakal lebih sulit lagi kalau SZ dan Hamas kembali berduet, atau SZ berduet dengan Andriyansah. Secara historis, calon pertahana di Kabupaten Bungo belum pernah terkalahkan," ujar Dharmawan. (infojambi.com/HAMBALI)

Sumber : http://infojambi.com/poltik/16197-pilkada-bupati-menghangat-sz-az-vs-hamas-sda.html

Pen Kamera Bluetooth Earphone
Pompa angin elektrik Up To 50 PSI, Panjang selang 60 cm, Super Bright LED Lights. MICHELIN Electric Tyre Inflator [12260]
 

KAOS BUNGO

Info Bungo : Tentang Kami | Maklumat | Disclaimer | Kontak | Komentar | Info Donasi | Surat Terbuka | Your Link
Copyright © 2009 - 2015. Info Bungo - Some Rights Reserved
Template Created by Creating Website >>
>>